Jenazah pramugari ATR 42-500 diterbangkan ke Jakarta

Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan, tiba di Jakarta dan disemayamkan di rumah duka sebelum proses pemakaman.

By
Florencia Lolita Wibisono. Foto: IG Florencia

Jenazah Florencia Lolita Wibisono alias Olen (33), pramugari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaruang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, telah diterbangkan ke Jakarta. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara.

"Informasi yang kami dapatkan, jenazah korban dibawa ke rumah duka Grand Heaven, Pluit," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis (22/1).

Kombes Budi menambahkan jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan, namun lokasi pemakaman belum dapat dipastikan. "Masih simpang siur, nanti kami coba komunikasikan dengan keluarga," ujarnya.

Penyerahan dari Makassar

Jenazah Olen diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu (21/1). Sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga di kantor Biddokes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, pada hari yang sama. Keluarga korban didampingi pihak maskapai IAT dalam proses penyerahan.

Sebelumnya pesawat ATR 42-500 yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hilang kontak pada Sabtu (17/1) siang saat melintas di Kabupaten Maros dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar. Puing-puing pesawat ditemukan sehari kemudian di lereng Gunung Bulusaruang, Kabupaten Pangkep.

Pesawat diketahui mengangkut tujuh awak dan tiga penumpang. Hingga kini, tiga korban telah ditemukan, sementara upaya pencarian terhadap penumpang dan kru yang lain masih terus berlangsung.