POLITIK
2 menit membaca
Israel menerima kiriman bom berat dari Amerika Serikat di tengah perang Tel Aviv melawan Gaza
Setelah jeda di era Presiden Biden, pemerintahan Trump kembali melanjutkan pengiriman bom seberat 2.000 pon, yang dapat menghancurkan beton tebal dan logam, serta menciptakan ledakan dengan radius yang luas.
00:00
Israel menerima kiriman bom berat dari Amerika Serikat di tengah perang Tel Aviv melawan Gaza
Washington telah mengumumkan bantuan bagi Israel senilai miliaran dolar sejak perang dimulai. / AP

Israel telah menerima pengiriman bom berat MK-84 dari Amerika Serikat setelah Presiden AS Donald Trump mencabut blokir yang diberlakukan pada ekspor amunisi tersebut oleh pemerintahan pendahulunya, Joe Biden, kata kementerian pertahanan.

MK-84 adalah bom tak terarah seberat 2.000 pon yang mampu merobek beton tebal dan logam, menciptakan radius ledakan yang luas.

Pemerintahan Biden menolak mengizinkan ekspor bom ini ke Israel karena khawatir dampaknya terhadap daerah padat penduduk di Gaza, Palestina.

Pemerintahan Biden mengirim ribuan bom seberat 2.000 pon ke Israel setelah 7 Oktober 2023, tetapi kemudian menahan salah satu pengirimannya. Penahanan tersebut dicabut oleh Trump bulan lalu.

"Pengiriman amunisi yang tiba di Israel malam ini, yang dibebaskan oleh Pemerintahan Trump, merupakan aset penting bagi Angkatan Udara dan IDF dan menjadi bukti lebih lanjut dari aliansi yang kuat antara Israel dan Amerika Serikat," kata Menteri Pertahanan Israel Katz pada Sabtu malam.

Pengiriman ini tiba setelah beberapa hari kekhawatiran mengenai apakah gencatan senjata yang rapuh di Gaza yang disepakati bulan lalu akan bertahan, setelah kedua belah pihak saling menuduh melanggar kesepakatan untuk menghentikan pertempuran demi memungkinkan pertukaran sandera yang ditahan di Gaza dengan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Washington telah mengumumkan bantuan miliaran dolar untuk Israel sejak perang brutal Tel Aviv di Gaza dimulai.

SUMBER: TRT WORLD DAN AGENSI