ASIA
2 menit membaca
Polri tangkap 72 orang terkait karhutla saat luas kebakaran capai 72.798 hektare
Penyidik menelusuri aliran dana untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan perusahaan dalam pembukaan lahan, termasuk pihak yang diduga memerintahkan atau mendapat keuntungan dari pembakaran.
Polri tangkap 72 orang terkait karhutla saat luas kebakaran capai 72.798 hektare
Petugas pemadam memadamkan kebakaran hutan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. / Reuters

Kepolisian Indonesia telah menangkap 72 orang yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah, ketika pemerintah memperkuat upaya pemadaman sekaligus pencegahan meluasnya titik api.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Mohammad Irhamni mengatakan para tersangka diperiksa terkait 89 perkara kebakaran yang tersebar di lima provinsi di Kalimantan dan empat provinsi di Sumatra. Sebagian besar diduga sengaja membakar lahan untuk membuka area perkebunan dengan biaya lebih rendah.

Penyidik juga menelusuri kemungkinan keterlibatan perusahaan dalam pendanaan atau perintah pembukaan lahan.

“Kami tidak akan berhenti pada pelaku di lapangan. Kami akan menentukan siapa yang memperoleh manfaat dari kegiatan ini dan siapa yang pada akhirnya berada di baliknya,” kata Irhamni.

Para tersangka terancam denda dan hukuman penjara hingga 15 tahun.

Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (22/8) memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan empat helikopter water bombing akan ditambah pada Minggu, bersama kendaraan pemadam, pompa, pipa air, dan mesin bor.

“Presiden optimistis karhutla dapat segera dikendalikan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan di lapangan sekaligus menindak sesuai hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran,” ungkap Teddy.

Karhutla meluas

Kebakaran terus menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah Indonesia. BNPB melaporkan aktivitas kebakaran meningkat di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Lahan gambut menjadi salah satu faktor yang membuat api sulit dipadamkan karena bara dapat bertahan di bawah permukaan.

BNPB mencatat total luas karhutla di Indonesia mencapai sekitar 72.798,73 hektare, dengan Kalimantan Barat menjadi wilayah terdampak terluas sebesar 38.310,89 hektare, disusul Riau 16.249,24 hektare dan Kalimantan Selatan 8.019,62 hektare.

Sebanyak 57.267 personel dikerahkan untuk pemadaman di enam provinsi. BNPB menyebut kekeringan dan sulitnya memperoleh air menjadi kendala utama di lapangan.

Operasi modifikasi cuaca kembali dilakukan di Kalimantan. Sebanyak 30 helikopter digunakan untuk water bombing dan patroli udara, sedangkan 22 helikopter lainnya dikerahkan untuk mendukung penanganan kebakaran di Sumatera.

Sebanyak 30 helikopter dikerahkan untuk pemadaman dan patroli di Kalimantan, serta 22 lainnya di Sumatera. Kabut asap juga berdampak ke Sarawak, Malaysia, yang menutup hampir 600 sekolah dan memengaruhi sekitar 200.000 siswa.

Di Kalimantan Barat, sedikitnya empat perusahaan turut diperiksa atas dugaan pembukaan lahan menggunakan api. Jika terbukti sengaja membakar, izin operasional perusahaan dapat dicabut.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia perketat penanganan karhutla, kabut asap menyebar ke Malaysia
SUMBER:TRT Indonesia