ASIA
2 menit membaca
KTT ASEAN di Cebu bahas dampak konflik Timur Tengah dan penguatan ketahanan kawasan
Para pemimpin Asia Tenggara akan membahas dampak konflik Timur Tengah serta penguatan ketahanan pangan, energi, dan penanggulangan bencana dalam KTT ASEAN di Filipina.
KTT ASEAN di Cebu bahas dampak konflik Timur Tengah dan penguatan ketahanan kawasan
Para pemimpin Asia Tenggara akan membahas dampak konflik Timur Tengah. / AA

KTT ke-48 ASEAN yang digelar di Cebu, Filipina, pekan ini diproyeksikan menjadi forum penting bagi negara-negara Asia Tenggara untuk merumuskan respons bersama terhadap dampak konflik di Timur Tengah.

Sejumlah agenda strategis kawasan akan menjadi sorotan, termasuk ketahanan pangan dan energi, perlindungan warga ASEAN di luar negeri, serta penguatan mekanisme penanggulangan bencana.

Direktur Jenderal Badan Panitia Nasional ASEAN 2026, Hellen De La Vega, mengatakan para pemimpin kawasan diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang memperkuat ketahanan regional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Dalam konferensi pers, ia menekankan bahwa Filipina sebagai ketua ASEAN akan mendorong dialog yang lebih luas terkait stabilitas ekonomi, keamanan kawasan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Di sisi lain, Pelaksana Ketua Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina, Dave Gomez, menyoroti pentingnya kerja sama dalam penanganan bencana. Menurutnya, ASEAN perlu memperkuat sistem peringatan dini berbasis komunitas serta respons kemanusiaan yang lebih cepat dan terkoordinasi.

Ia mencontohkan situasi erupsi Gunung Mayon di wilayah Bicol sebagai pengingat pentingnya strategi penanggulangan bencana yang berpusat pada masyarakat agar tidak memperburuk kondisi warga terdampak.

“Pendekatannya harus inklusif dan berorientasi pada manusia di antara negara anggota,” ujar Gomez.

Selain isu ketahanan, Filipina juga menegaskan prioritasnya untuk memperkuat dialog keamanan, stabilitas kawasan, kerja sama maritim, serta transformasi digital, sekaligus mendorong peningkatan perdagangan dan investasi intra-ASEAN.

KTT ASEAN ini juga diharapkan menjadi momentum awal implementasi Visi ASEAN 2045, dengan fokus pada penguatan kerja sama jangka panjang di kawasan.

Rangkaian pertemuan tingkat senior dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Mei 2026, sebelum KTT resmi dibuka pada 8 Mei 2026.

SUMBER:TRT Indonesia, TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Prabowo terima Presiden Timor Leste, bahas kerja sama strategis dan kolaborasi riset peraih Nobel
KPK dan PPATK perkuat deteksi pencucian uang jelang evaluasi FATF 2029-2030
DPR RI tetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia
Demonstran di Jakarta desak pengesahan RUU Perampasan Aset, polisi amankan 65 orang
Cadangan nikel dan kobalt Indonesia tembus 800 miliar, hilirisasi dorong lonjakan nilai
35 pesawat asing perkuat penanganan karhutla di Kalimantan, kedaulatan tetap dibawah kendali
Pengamanan diperketat, 18.000 personel kawal aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta
Pangkalan kapal induk pertama RI di Lampung masuki tahap penyelesaian
Korban gempa NTT bertambah jadi 105 orang, hampir 180 ribu warga mengungsi
Presiden Prabowo kunjungi korban gempa NTT, salurkan bantuan Rp200 miliar
Menaker dorong penguatan keterampilan dan perlindungan pekerja ASEAN di ALMM
Presiden Prabowo targetkan Indonesia hentikan impor minyak dan LPG dalam tiga tahun
Presiden Prabowo evaluasi penanganan karhutla Kalimantan dan pemulihan gempa NTT
Indonesia, Malaysia, dan Singapura sepakat jaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka
Malaysia dan Brunei sepakat bawa isu polusi lintas batas ke ASEAN
Menko Airlangga: Pemerintah dorong pertumbuhan ekonomi 6 persen lewat investasi dan ekonomi digital
Kementerian Kehutanan sanksi enam perusahaan terkait karhutla 1.511 hektare di Kalimantan
NEO-1 siap meluncur 2027, BRIN perkuat pemantauan mitigasi bencana di Indonesia
Malaysia siapkan Cloud Seeding lintas batas di tengah krisis karhutla dan asap Indonesia
Pemerintah RI proses 30 perusahaan penyebab karhutla, potensi kerugian hampir Rp15T