Indonesia dan Uzbekistan kini menjajaki perluasan investasi di sektor pangan, pertanian, dan energi ramah lingkungan, hal ini disampaikan usai pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan Wakil Perdana Menteri Uzbekistan bidang Investasi, Industri, dan Perdagangan Jamshid Khodjaev, di Tashkent pada 29-30 Oktober 2026.
Selain perluasan investasi, kedua negara membahas peningkatan perdagangan produk pertanian, termasuk potensi pasokan buah kering Uzbekistan ke Indonesia dengan memenuhi standar keamanan pangan.
Zulkifli menyebut capaian swasembada delapan komoditas pangan Indonesia dapat menjadi landasan untuk memperluas pasar dan membuka peluang investasi. Produksi beras nasional meningkat 13,54 persen dan jagung 9,34 persen, sementara cadangan beras pemerintah mencapai 4,57 juta ton.
Untuk memperluas hubungan ekonomi, Indonesia dan Uzbekistan juga tengah merundingkan perjanjian perdagangan bebas atau Indonesia-Uzbekistan Free Trade Agreement (IU-FTA) yang diluncurkan pada 2 Maret 2026.
Perdagangan bilateral kedua negara mencapai $181,4 juta pada 2025, naik 48,9 persen dibandingkan 2021. Kedua pihak turut membahas pembentukan rute penerbangan langsung Tashkent-Jakarta.
Selain pangan dan perdagangan, Zulkifli bertemu dengan Ketua Komite Nasional Ekologi dan Perubahan Iklim Uzbekistan Aziz Abdukhakimov untuk membahas investasi hijau, pengelolaan lingkungan, dan aksi iklim menjelang COP31.
Salah satu peluang yang dijajaki adalah pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau waste-to-energy (WTE).
Mengenai pengelolaan lingkungan, Indonesia menawarkan kerja sama pengelolaan kawasan konservasi dan pertanian berkelanjutan, dengan mengandalkan pengalaman rehabilitasi sekitar dua juta hektare lahan terdegradasi pada 2015–2025, termasuk pemulihan 90 ribu hektare mangrove.
"Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan," kata Zulkifli, seraya menilai kemitraan kedua negara dapat mencakup energi dari sampah, konservasi alam, hingga pengembangan pertanian berkelanjutan.
























