Pejabat Kementerian Pertahanan Türkiye mengatakan pada hari Rabu (4(03) bahwa pertahanan udara NATO mencegat dan menembak jatuh sebuah rudal balistik Iran yang menuju wilayah udara Türkiye.
Rudal tersebut dicegat di luar wilayah udara Türkiye setelah melintasi wilayah Irak dan Suriah.
Kementerian Pertahanan Türkiye mengatakan sebuah fragmen dari rudal pencegat yang digunakan untuk menghancurkan ancaman tersebut di udara jatuh di distrik Dortyol, provinsi Hatay.
Tidak ada korban jiwa atau cedera yang dilaporkan.
Ankara menyatakan tekad dan kapasitasnya untuk menjamin keamanan nasional tetap pada tingkat tertinggi, menekankan bahwa walaupun Türkiye mendukung stabilitas dan perdamaian regional, negara ini sepenuhnya mampu mempertahankan wilayah dan warganya terhadap segala ancaman.
Pihak berwenang memperingatkan bahwa tindakan bermusuhan apa pun akan mendapat respons tegas dan mendesak semua pihak untuk menghindari langkah-langkah yang dapat memperluas konflik.
Türkiye menambahkan bahwa pihaknya akan melanjutkan konsultasi dengan NATO dan mitra-mitra aliansinya.
“Kami menegaskan kembali peringatan kami kepada semua pihak untuk menahan diri dari langkah-langkah yang dapat meningkatkan ketegangan di kawasan dan menyebabkan penyebaran konflik ke wilayah yang lebih luas,” kata Kepala Komunikasi Türkiye, Burhanettin Duran, dalam sebuah pernyataan.
Ia juga meminta pengguna media sosial untuk tidak membagikan informasi yang belum terverifikasi.











