ASIA
3 menit membaca
Indonesia temukan 19 spesies flora dan fauna baru pada 2025
Pada 2025, Indonesia berhasil mengidentifikasi 19 spesies baru flora dan fauna dari berbagai wilayah. Temuan ini diumumkan saat perayaan Hari Konservasi Alam Nasional, menegaskan komitmen pelestarian keanekaragaman hayati.
Indonesia temukan 19 spesies flora dan fauna baru pada 2025
Gajah Sumatera dan anaknya memakan buah saat merayakan Hari Gajah Sedunia, di Bali Zoo. / AP / AP

Indonesia mengumumkan penemuan 19 spesies flora dan fauna baru hingga pertengahan tahun 2025, memperkuat statusnya sebagai salah satu negara megabiodiversitas di dunia. Kementerian Kehutanan menyampaikan bahwa penemuan ini merupakan hasil kolaborasi antara lembaga pemerintah, peneliti, dan akademisi dari berbagai universitas dalam negeri.

Pengumuman ini disampaikan bertepatan dengan puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025, yang diadakan pada 11 Agustus di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo, Manggala Wanabakti, Jakarta. HKAN diperingati setiap 10 Agustus berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2009.

Dalam pernyataannya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memuji kekayaan biodiversitas yang dimiliki Indonesia. “Sangat sedikit negara yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati seperti Indonesia,” katanya. 

Ia menambahkan bahwa Indonesia merupakan rumah bagi 10 persen spesies tumbuhan berbunga, 12 persen mamalia, sekitar 15 persen reptil dan amfibi, serta 17 persen spesies ikan di dunia.

Sebanyak 19 spesies baru yang ditemukan terdiri dari 11 jenis tumbuhan dan 8 jenis fauna. Beberapa di antaranya diidentifikasi di wilayah-wilayah konservasi seperti Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya di Kalimantan, Taman Nasional Rinjani, dan Papua Barat Daya.

Beberapa spesies tumbuhan baru yang diumumkan meliputi:

  • Begonia bukitrayaense, Begonia kalimantana, dan Bulbophyllum bukitbakariense dari Kalimantan.

  • Dendrobium wanmae, Dendrobium eruciforme, Bulbophyllum abuniorum, Bulbophyllum sandfordiorum, dan Mediocalcar gemma-coronae dari Papua Barat Daya.

  • Morchella rinjaniensis dari NTB, Homalomena chikmawatiae dari Riau, serta Chiloschista tjiasmantoi dari Aceh.

    Sementara itu, di antara spesies fauna baru, ditemukan:

  • Kadal jari bengkok Cyrtodactylus pecelmadiun di Jawa Timur.

  • Dua spesies katak bertaring: Limnonectes maanyanorum dan Limnonectes nusantara dari Kalimantan Tengah.

  • Katak pohon Rhacophorus boeadii dari Sulawesi Barat dan Tengah.

  • Siput darat Diancta batubacan dari Maluku Utara.

  • Dua spesies kumbang daun: Thlaspidula gandangdewata dan Thlaspidula sarinoi dari Sulawesi.

  • Ikan gua buta Barbodes klapanunggalensis dari Jawa Barat.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Satyawan Pudyatmoko, menjelaskan bahwa penemuan ini adalah hasil kerja sama lintas institusi. “Kementerian bekerja sama dengan BRIN dan universitas untuk melakukan eksplorasi, ekspedisi, dan identifikasi spesies flora dan fauna baru dari Sabang hingga Merauke,” ujarnya.

Masa depan konservasi

HKAN 2025 mengangkat tema: “Bergerak bersama membangun sinergi antar generasi demi masa depan konservasi yang lebih baik melalui peningkatan manfaat sosial hutan dan mewujudkan hidup harmonis bersama alam” dengan tagline “Youth for Conservation, Beyond Expectations”. Rangkaian acaranya mencakup diskusi bertema konservasi, pertunjukan seni, deklarasi generasi muda, serta pameran produk konservasi dari UPT lingkup KSDAE.

Direktur Jenderal KSDAE, Satyawan Pudyatmoko dalam kesempatan ini menyoroti peran strategis generasi muda dalam menjaga kelestarian alam Indonesia. “Kami percaya bahwa generasi muda adalah agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat kolaboratif yang luar biasa” ungkap Satyawan.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor akan terus menjadi strategi utama dalam menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati nasional.


SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia-Singapura perkuat kerja sama pertahanan lewat pertemuan militer tahunan
Tiga tersangka pimpinan BGN ditahan dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Drone Myanmar yang lepas kendali meledak di Thailand, tiga migran tewas
KSP: Serangan siber pada 2025 tembus 5,5 miliar, pemerintah perketat keamanan digital
Tinjau korban kebakaran Kemayoran, Wagub Rano pastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin dibebaskan dengan grasi kerajaan
Kantor Badan Gizi Nasional digeledah, program andalan Prabowo dibayangi ketidakpastian
Dua pilot Taiwan tewas dalam kecelakaan latihan pesawat militer
China gelar patroli di Timur Taiwan, merespons rencana perundingan maritim Jepang–Filipina
Nadiem Makarim peringatkan kepercayaan investor dalam pleidoi kasus pengadaan Chromebook
Prabowo sebut pemusatan ekspor SDA lewat DSI untuk maksimalkan keuntungan nasional
Kebakaran Kemayoran hanguskan 250 bangunan, 620 warga kehilangan tempat tinggal
Filipina dan Vietnam perkuat pakta pertahanan, tegaskan komitmen jaga Laut China Selatan
Kementan akselerasi tanam padi 750 hektare di Lamongan hadapi ancaman El Nino
Indonesia–Brunei perkuat diplomasi militer di perayaan RBAF ke-65
Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo tegaskan persatuan dan ekonomi berkeadilan
Gunung Semeru erupsi, Badan Geologi peringatkan ancaman awan panas
Presiden Prabowo salurkan 1.098 sapi kurban ke berbagai daerah, dorong peternak lokal
Pertamina pastikan pasokan BBM dan gas aman pada Idul Adha 1447 H
Aktivitas sesar Tarera Aiduna picu gempa M4,8 di Kaimana Papua Barat