POLITIK
1 menit membaca
Trump menetapkan Arab Saudi sebagai 'sekutu utama non-NATO'
Presiden AS mengatakan Washington meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Riyadh sementara kedua belah pihak menyoroti hubungan strategis dan keamanan jangka panjang.
Trump menetapkan Arab Saudi sebagai 'sekutu utama non-NATO'
Penetapan ini menyusul penandatanganan perjanjian pertahanan strategis antara kedua negara. / AP

Presiden AS Donald Trump mengatakan Arab Saudi ditetapkan sebagai 'sekutu utama non-NATO'.

"Kami meningkatkan kerja sama militer kami ke tingkat yang lebih tinggi dengan secara resmi menetapkan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO, yang sangat penting bagi mereka," kata Trump saat makan malam dengan Putra Mahkota Saudi Selasa malam.

Penetapan ini mengikuti penandatanganan perjanjian pertahanan strategis antara kedua negara, yang oleh media Saudi digambarkan sebagai langkah penting yang memperkuat kerja sama pertahanan jangka panjang dan mencerminkan komitmen bersama para mitra untuk mendukung perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawasan.

AS dan Arab Saudi juga menandatangani perjanjian di bidang energi nuklir sipil dan pertahanan selama kunjungan Putra Mahkota ke Washington, menurut pernyataan Gedung Putih.

Pemerintahan AS mengatakan kedua pihak menyetujui 'deklarasi bersama' tentang energi nuklir sipil, yang menetapkan landasan hukum bagi kerja sama bernilai miliaran dolar selama beberapa dekade mendatang.

Gedung Putih mengatakan hal ini akan dilaksanakan sesuai dengan aturan non-proliferasi nuklir.

Presiden Trump juga menyetujui kesepakatan senjata yang mencakup jet tempur F-35.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Presiden Prabowo nyatakan kesediaan bantu mediasi dialog Korea Selatan dan Korea Utara
Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi lampaui Prabowo Subianto
DPR tunggu usulan Presiden Prabowo terkait calon Gubernur Bank Indonesia pengganti Perry Warjiyo
Indonesia–Turkmenistan perkuat kemitraan dalam forum konsultasi politik perdana di Jakarta
Pengadilan Korsel jatuhkan hukuman 2 tahun penjara ke mantan Presiden Yoon atas pendanaan politik
Dapatkah AS dan Iran kembali ke negosiasi setelah Trump mengatakan gencatan senjata berakhir?
Lebih dari sekadar KTT NATO: Ankara mengambil peran sentral dalam diplomasi global
JD Vance baru saja mengungkapkan kekesalannya dengan taktik negosiasi Persia Iran. Apa itu sebenarnya?
Prancis jadwalkan pemilu presiden 2027 jelang berakhirnya masa jabatan Macron
Kasus korupsi Chromebook, eks Mendikbudristek Nadiem Makarim jalani sidang putusan hari ini
Kesepakatan yang diperdebatkan: di mana AS dan Iran berselisih
AS menghadapi ujian dalam menyeimbangkan diplomasi Iran dan kebijakan Israel
Mengapa rekam jejak Modi sebagai PM India terlama tercoreng oleh agenda anti-Muslim Hindutva-nya
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Jakarta untuk kunjungan kenegaraan
Mahasiswa UI bawa lima tuntutan dalam aksi di Bundaran HI
Pesan nuklir Rusia: Ancaman, penghalang, atau tanda kelemahan?
Prabowo tegaskan politik bebas aktif di tengah kritik kunjungan luar negeri
Prabowo lantik kepala dan wakil kepala BGN, tunjuk Said Iqbal jadi penasihat khusus presiden
Presiden Korea Selatan tunjuk Han Seong-sook sebagai calon perdana menteri baru
Menko Polkam: Presiden tak beri perlakuan khusus bagi pelaku korupsi