Prabowo usung 'Prabowonomics' dalam pidatonya di WEF Davos 2026

Presiden Prabowo akan memaparkan “Prabowonomics” di WEF Davos 2026, menyoroti konsep ekonomi nasional dan capaian awal pemerintahannya di hadapan para pemimpin dunia hari ini.

By
Prabowo akan usung “Prabowonomics” dalam pidatonya di WEF Davos 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden RI Prabowo Subianto akan tampil di panggung World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dengan membawa pesan utama kebijakan ekonomi nasional yang ia labeli sebagai “Prabowonomics”. 

Pidato khusus itu dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 waktu setempat (CET) atau 20.00 WIB, menurut agenda resmi WEF.

Kehadiran Prabowo menandai kembalinya Presiden Indonesia ke forum ekonomi global tersebut setelah satu dekade absen. Terakhir kali kepala negara Indonesia berbicara pada 2011, ketika Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat tema ekonomi hijau.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, pidato Prabowo akan memadukan pemikiran ekonomi yang telah lama dirumuskan dengan kebijakan yang kini dijalankan pemerintah. 

“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan,” kata Teddy. "Dan itu beliau sebut dengan 'Prabowonomics',".

Pekan ini, WEF 2026 menjadi titik temu para pengambil keputusan global, dengan ratusan pemimpin politik dunia—termasuk sekitar 65 kepala negara dan pemerintahan—berkumpul di Davos, Swiss untuk membahas arah ekonomi dan geopolitik global ke depan.

Selain kepala negara, sekitar 1.000 CEO perusahaan besar dunia juga akan hadir dalam forum ini.

Melansir penjelasasan Kementerian Sekretariat Negara, kehadiran kepala negara dan perusahaan-perusahaan dunia ini adalah momentum yang tepat untuk menegaskan gagasan ekonomi 'Prabowonomics' guna menarik investor asing kedalam negeri terutama di sektor energi hijau, ekonomi digital, dan sektor strategis lainnya

Dalam susunan acara hari yang sama, sesi Prabowo didahului oleh Presiden Israel Isaac Herzog, PM Yunani Kyriakos Mitsotakis, dan Presiden Finlandia Alexander Stubb, sementara Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa dijadwalkan berbicara setelahnya. 

Sebelumnya, WEF 2026 menghadirkan jajaran pemimpin dunia untuk berpidato, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta Presiden Argentina Javier Milei.