PERANG GAZA
2 menit membaca
'Sudah cukup': UNICEF mengeluarkan peringatan keras atas kelaparan di Gaza akibat blokade Israel
UNICEF mengatakan PBB harus diizinkan untuk mengirimkan bantuan segala jenis dalam skala besar kepada keluarga-keluarga yang sangat membutuhkan di Gaza.
'Sudah cukup': UNICEF mengeluarkan peringatan keras atas kelaparan di Gaza akibat blokade Israel
Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah yang diblokade menjadi puing-puing dan hampir seluruh penduduknya terpaksa mengungsi. / AA / AA
22 Juli 2025

Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) telah mengeluarkan peringatan keras terkait krisis kelaparan yang semakin memburuk di Gaza yang terkepung, menyebutnya sebagai "bencana buatan manusia" karena blokade bantuan yang terus dilakukan Israel menyebabkan malnutrisi mematikan di kalangan anak-anak.

"Kelaparan meluas di Gaza dan orang-orang meninggal," kata UNICEF di platform X pada hari Senin, menggambarkan kehidupan mengerikan sehari-hari di bawah pengepungan Israel.

UNICEF mencatat bahwa "malnutrisi mematikan di kalangan anak-anak telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan," dengan menyatakan bahwa "makanan sangat langka, dan air bersih berada di bawah tingkat darurat."

"Bantuan sangat dibatasi dan sulit diakses," tambah badan PBB tersebut.

Menekankan urgensi situasi ini, UNICEF menyatakan: "Cukup sudah. PBB harus diizinkan untuk memberikan bantuan dalam skala besar kepada keluarga-keluarga, di mana pun mereka berada."

"Kelaparan adalah kenyataan mengerikan bagi anak-anak dan keluarga di Gaza," tegas UNICEF, menekankan bahwa bantuan harus segera diizinkan masuk ke wilayah tersebut.

Kelaparan di tengah genosida

Peringatan UNICEF muncul di tengah serangan tanpa henti Israel di wilayah yang diblokade, yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, bahkan ketika kelaparan yang semakin dalam terus merenggut lebih banyak nyawa.

Setidaknya 18 orang telah meninggal akibat kelaparan dalam 24 jam terakhir saja, menyoroti bencana kemanusiaan yang semakin memburuk saat pemboman tanpa henti dan kekurangan kebutuhan pokok mendorong warga sipil ke ambang kehancuran.

Israel telah menewaskan lebih dari 59.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dalam kekerasan di wilayah yang diblokade tersebut.

Sekitar 11.000 warga Palestina diduga terkubur di bawah puing-puing rumah yang hancur, menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Namun, para ahli berpendapat bahwa jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan oleh otoritas Gaza, dengan perkiraan mencapai sekitar 200.000 jiwa.

Selama genosida ini, Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah yang diblokade menjadi puing-puing, dan praktis menggusur seluruh populasinya.

Israel juga telah memblokir masuknya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, dan hanya mengizinkan kelompok bantuan kontroversial yang didukung AS, yang didirikan untuk melewati kerja bantuan PBB dan dikutuk sebagai "jebakan maut."

SUMBER:TRT World and Agencies
Jelajahi
AS sebut mereka menentang aneksasi Tepi Barat, lalu mengapa mereka melayani para pemukim ilegal?
Lebih dari 65.000 warga sipil Israel ilegal memasuki kompleks Al-Aqsa pada tahun 2025: laporan
Jaksa Agung Israel memanggil Netanyahu dalam penyelidikan kebocoran dokumen rahasia
Raja Yordania apresiasi Prabowo atas konsistensi Indonesia dukung Palestina dan solusi dua negara
Distribusi Pasukan Perdamaian di Jalur Gaza
Membungkam Yerusalem: Larangan Israel pada media Palestina adalah upaya tutupi kejahatan zionis
Masjid dibakar di Tepi Barat yang diduduki sementara kekerasan ilegal penghuni Israel meningkat
Ramadan di Gaza: Warga Palestina berduka atas hilangnya tradisi di tengah perjuangan bertahan hidup
Hari kelima Ramadan, puluhan pemukim ilegal Israel serbu Masjid Al-Aqsa
14 negara, 3 organisasi kecam pernyataan Dubes AS soal ekspansi wilayah Israel di Timur Tengah
Dana rekonstruksi Gaza siap menerima donasi: Kepala Bank Dunia
AS: Indonesia ditunjuk sebagai wakil komandan pasukan ISF di Gaza
5 negara termasuk Indonesia berkomitmen kirimkan pasukan ke Gaza dalam KTT Dewan Perdamaian (BoP)
Inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang Dewan Perdamaian Gaza Trump
Türkiye kecam upaya 'aneksasi' Israel di Tepi Barat yang diduduki selama sidang DK PBB
Israel memerintahkan penyitaan lahan di Tepi Barat Utara yang diduduki, target situs arkeologi kunci
Menteri ekstremis Israel desak pemindahan paksa warga Palestina dari Tepi Barat dan Gaza
Indonesia dan 7 negara lainnya mengutuk deklarasi Israel atas tanah di Tepi Barat
Menlu RI hadiri sidang DK PBB soal Palestina usai pertemuan dengan Sekjen PBB dan utusan Palestina
Indonesia, negara-negara Muslim kecam keputusan Israel menyita tanah di Tepi Barat yang diduduki