PERANG GAZA
2 menit membaca
Palestina menyerukan aksi dan sanksi internasional usai serangan mematikan pemukim ilegal Israel
Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan serangan terhadap desa-desa di dekat Nablus merupakan bagian dari 'kebijakan sistematis' yang didukung oleh pemerintah Israel.
Palestina menyerukan aksi dan sanksi internasional usai serangan mematikan pemukim ilegal Israel
Sebuah tempat tinggal Badui, di Al-Luban e-Sharkiya, dekat Nablus, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 6 April 2026. / Reuters

Kementerian Luar Negeri Palestina pada Senin (6/4) menyerukan diberlakukannya sanksi internasional mendesak terhadap pemukim pendudukan ilegal Israel dan sistem permukiman, menyusul serangan terhadap dua desa di selatan Nablus di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu mengecam 'serangan teroris oleh pemukim' di desa Al-Lubban al-Sharqiya dan Qusra yang terjadi sebelumnya pada hari itu. Puluhan pemukim ilegal Israel menyerang kedua desa tersebut sebelum fajar, membakar rumah dan kendaraan serta melukai 10 warga Palestina, menurut koresponden Anadolu.

Kementerian mengatakan pembakaran rumah dan kendaraan merupakan 'kejahatan terorganisir dan berulang yang diarahkan oleh negara pendudukan' dengan tujuan menciptakan lingkungan koersif untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka melalui teror yang terorganisir.

Kementerian menyatakan serangan itu mendukung perluasan pemukiman Israel dan rencana pembersihan etnis, menuduh otoritas Israel memberikan perlindungan dan kemudahan kepada kelompok bersenjata pendudukan ilegal di balik serangan tersebut.

Kementerian menyerukan tindakan internasional mendesak 'lebih dari sekadar kecaman', termasuk sanksi yang jelas dan mengikat terhadap sistem permukiman serta pencantuman milisi pendudukan dalam daftar terorisme internasional.

Kementerian tersebut juga menyerukan pengaktifan mekanisme akuntabilitas internasional dan penuntutan terhadap pelaku yang bertanggung jawab, memperingatkan bahwa ketiadaan langkah-langkah praktis akan memberi ruang bagi serangan lebih lanjut dan merongrong prospek perdamaian.

Menurut Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman, pemukim ilegal Israel melakukan 4.723 serangan di seluruh Tepi Barat yang diduduki pada 2025, menewaskan 14 warga Palestina dan menggusur 13 komunitas Badui yang berjumlah 1.090 orang.

Israel telah meningkatkan serangan militer di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, sejak melancarkan perang genosida terhadap Gaza pada 8 Oktober 2023. Warga Palestina memandang eskalasi ini, termasuk pembunuhan, penangkapan, pengungsian, dan perluasan permukiman, sebagai langkah menuju aneksasi formal wilayah tersebut.

Dalam opini penting pada Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan meminta agar semua permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dikosongkan.

TerkaitTRT Indonesia - Negara-Arab kecam keras penyerbuan menteri ekstremis Israel ke Masjid Al-Aqsa
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel
Israel menghancurkan pendidikan di Gaza, dan dengan demikian, masa depan anak-anak
Hamas tuduh Israel ciptakan 'kekosongan administrasi' di Gaza
Bayi Palestina meninggal setelah ambulans terhambat di pos pemeriksaan Israel
Israel setujui 13 permukiman ilegal, Palestina memperingatkan isolasi Yerusalem Timur yang diduduki
Bagaimana hegemoni hidro Israel telah menyebabkan kekurangan air dan krisis kemanusiaan di Gaza
Israel ajukan RUU yang melarang Azan menggunakan pengeras suara
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar tewas di Gaza akibat serangan Israel