ASIA
2 menit membaca
Beijing: Penyatuan kembali Taiwan adalah jalan tunggal, tegas menolak agenda separatis
Beijing menegaskan penyatuan kembali sebagai satu-satunya masa depan Taiwan dan menuding Lai Ching-te memperburuk ketegangan lewat agenda pro-kemerdekaan dan separatisme.
Beijing: Penyatuan kembali Taiwan adalah jalan tunggal, tegas menolak agenda separatis
Ilustrasi fotografi yang menunjukkan globe di depan bendera China dan Taiwan. (REUTERS/Dado Ruvic)

Seorang juru bicara pemerintah China menegaskan kembali bahwa penyatuan kembali tetap menjadi arah tak terhindarkan bagi masa depan Taiwan, menyusul komentar terbaru pemimpin Taiwan Lai Ching-te yang dinilai memicu ketegangan baru di Selat Taiwan. 

Pernyataan itu disampaikan Chen Binhua, juru bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara, dalam menanggapi wawancara media yang diberikan Lai, menurut laporan kantor berita Xinhua.

Chen menuduh Lai terus mempromosikan agenda kemerdekaan melalui penguatan militer dan upaya mencari dukungan eksternal, langkah yang disebutnya menyesatkan publik Taiwan sekaligus memelintir opini internasional. 

Ia menggambarkan Lai sebagai “pengacau perdamaian” dan “pencipta krisis” yang mendorong wilayah tersebut mendekati bahaya konfrontasi.

TerkaitTRT Indonesia - AS setujui penjualan paket senjata kedua pertahanan udara senilai $700 juta ke Taiwan

Menurut Chen, sejak menjabat, Lai telah mempertahankan posisi pro-kemerdekaan secara keras, memperbesar sentimen separatis, dan meningkatkan konfrontasi lintas-Selat hingga memicu polarisasi di dalam masyarakat Taiwan. 

Ia menilai Lai sebagai aktor utama dalam memunculkan ketegangan regional yang terus meningkat.

Chen menambahkan bahwa masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan mendambakan stabilitas, dan bahwa proses penyatuan kembali—secara damai bila memungkinkan—adalah arah yang diyakini Beijing sebagai “jalan satu-satunya.” 

Ia menegaskan bahwa China siap membuka ruang luas bagi upaya penyatuan damai tetapi “tidak akan memberi ruang bagi bentuk apa pun dari aktivitas separatis.”

Ia juga menyerukan warga Taiwan agar menyadari risiko yang muncul dari kebijakan Lai, menolak campur tangan eksternal, dan bekerja sama dengan Beijing untuk menjaga perdamaian serta memajukan hubungan lintas-Selat menuju masa depan “penyatuan dan kebangkitan nasional.”

Isu Taiwan tetap menjadi garis merah diplomatik bagi Beijing, yang menganggap segala bentuk campur tangan asing sebagai ancaman terhadap kedaulatan nasional dan stabilitas regional.

Ketegangan juga terjadi yang memicu krisis diplomatik terbaru antara China dan Jepang, setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi membuat komentar yang disalahartikan oleh Beijing sebagai dukungan terhadap potensi intervensi militer dalam konflik Taiwan, sesuatu yang dipandang China sebagai pelanggaran prinsip “One-China” dan telah memperburuk hubungan kedua negara di berbagai front.

TerkaitTRT Indonesia - 'Kembalinya' Taiwan ke China adalah kunci bagi tatanan pasca Perang Dunia II, tegas Xi
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Kebakaran KMP Putri Yasmin, satu orang meninggal dan 106 dievakuasi
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak dan geopolitik Timur Tengah
Eks Menag Yaqut didakwa rugikan negara Rp622 miliar dalam kasus kuota haji
KPK tahan 4 tersangka dugaan korupsi iklan Bank BJB, rugikan negara Rp223,6 miliar
Indonesia finalisasi kontrak tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Ratusan senjata api dan narkoba ditemukan di sekolah, Menteri PPPA minta hak siswa tetap dilindungi
Prabowo terima laporan B50, dorong reformasi BUMN untuk ketahanan energi nasional
Destry Damayanti jadi kandidat tunggal gubernur BI, pasar soroti arah kebijakan Prabowo
Mobil Drag Race tabrak penonton di Kotamobagu, 8 tewas dan 9 terluka
BNN bersama tim gabungan gagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin senilai Rp4,55 triliun di Kepri
ASEAN peringati hari jadi ke-59 , Indonesia dorong persatuan dan lindungi kepentingan rakyat
OJK catat aset industri keuangan syariah tembus Rp3.131 triliun pada 2025
BGN investigasi dapur MBG di Jayapura setelah 527 orang diduga keracunan makanan
Petani karet Indonesia ramai-ramai beralih ke kelapa sawit akibat anjloknya harga
Destry Damayanti jadi calon kuat gubernur BI gantikan Perry Warjiyo
Bahlil dorong peningkatan produksi migas Aceh, sebut Andaman jadi prioritas strategis
Restrukturisasi Whoosh: Indonesia ambil alih kendali usai amankan mayoritas saham KCIC dari China
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen didorong investasi dan belanja negara
BPS catat pengangguran turun jadi 7,22 juta orang, rata-rata gaji 3,3jt rupiah
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada triwulan II 2026