Lebih dari 100 narapidana melarikan diri dari sebuah penjara di Chad selama baku tembak yang menewaskan tiga orang dan melukai seorang gubernur provinsi yang sedang mengunjungi fasilitas tersebut, menurut pejabat yang dihubungi AFP.
Pelarian itu terjadi pada Jumat malam ketika terjadi pemberontakan di penjara dengan keamanan tinggi yang terletak lima kilometer dari kota Mongo, di bagian tengah negara itu.
"Ada sekitar 100 orang yang melarikan diri, tiga orang tewas, dan tiga lainnya terluka," kata Hassan Souleymane Adam, sekretaris jenderal provinsi Guera, tempat Mongo berada.
Seorang pejabat lokal di Mongo, yang berbicara kepada AFP dengan syarat anonim, mengatakan bahwa para narapidana masuk ke kantor manajer untuk mencuri senjata.
"Terjadi baku tembak dengan penjaga, pada saat yang sama gubernur tiba. Dia terluka," katanya.
Pejabat di Mongo tersebut mengonfirmasi ada tiga orang tewas dan menyebutkan jumlah total narapidana yang melarikan diri mencapai 132 orang.
Dia juga mengatakan bahwa para narapidana memberontak setelah mengeluhkan kurangnya makanan.
Menteri Kehakiman Chad, Youssouf Tom, mengatakan kepada AFP melalui telepon bahwa dia sedang bersiap untuk terbang ke wilayah tersebut dan akan memberikan "informasi yang lebih tepat setelah saya tiba di Mongo dalam beberapa jam mendatang."





















