DUNIA
2 menit membaca
Lima anggota keluarga ditemukan tewas terkubur di Indramayu, penyelidikan masih berlangsung
Lima jenazah terdiri dari kakek, anak, menantu, dan dua cucu ditemukan dalam satu liang di halaman rumah mereka di Indramayu. Polisi menduga kuat kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan.
Lima anggota keluarga ditemukan tewas terkubur di Indramayu, penyelidikan masih berlangsung
Tim Inafis Polda Jabar dan Polres Indramayu olah TKP penemuan lima jenazah di Paoman. Foto: Antara

Polisi menemukan lima jenazah dalam kondisi membusuk yang terkubur di rumah sebuah keluarga di Kelurahan Paoman, Indramayu. Para korban diketahui terdiri dari kakek, anak, menantu, serta dua cucu yang diduga sudah tewas sejak beberapa hari sebelumnya.

Dikutip dari detiknews, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan keluarga korban sempat kehilangan kontak sebelum akhirnya mendatangi rumah tersebut. Saat itu, mereka mencium bau busuk yang berasal dari pekarangan belakang.

“Ternyata jenazah itu sudah beberapa hari (meninggal) dengan kondisi sudah tidak jelas karena membusuk. Kemudian sudah beberapa hari, sudah mengeluarkan bau busuk,” kata Tarno, Kamis (4/9).

Menurut Tarno, keluarga memperkirakan sudah 3 hingga 4 hari tidak bisa menghubungi para korban. Saat rumah diperiksa, ditemukan gundukan tanah yang mengeluarkan aroma menyengat.

Polisi menemukan kelima jenazah dalam satu lubang yang sama. Di lokasi, turut ditemukan sejumlah barang bukti seperti cangkul, sprei, dan terpal dengan bercak darah.

“Masih disisir semua, mau informasi, semua petunjuk-petunjuk di lapangan sedang dilakukan pendalaman,” imbuh Tarno.

Diduga kuat korban pembunuhan

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan temuan ini mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Penyidik, kata dia, masih bekerja untuk mengungkap fakta sebenarnya.

“Dugaan kuat, para korban adalah hasil tindak pidana pembunuhan,” ujar Hendra dalam keterangan di Indramayu, Rabu (3/9), dikutip dari Antara.

Ia menuturkan, laporan resmi dari Polres Indramayu menyebut kelima korban terkubur dalam satu lubang di halaman rumah mereka. Identitas para korban yakni Sachroni (76), anak kandungnya Budi Awaludin (40), menantunya Euis Juwita Sari (37), serta dua cucu mereka, Ratu Khairunnisa (7) dan Bela (10 bulan).

Hendra menambahkan, penyidikan masih terus dikembangkan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan menunggu hasil autopsi tim kedokteran.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia-Australia dorong stabilitas kawasan dan perkuat kerja sama maritim
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Menlu Indonesia dan Australia sepakat perkuat stabilitas kawasan dan kemitraan bilateral
Indonesia dan AS kolaborasi amankan bangkai kapal USS Houston di Selat Sunda
Türkiye gandeng Indonesia, Qatar, dan Pakistan kembangkan produksi alutsista bersama
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia
Indonesia dan Portugal sepakati pengakuan sertifikat awak kapal perikanan
Uni Eropa kucurkan bantuan Rp4,02 miliar tangani dampak kekeringan di Indonesia
Indonesia desak akses pendidikan Palestina dijamin, BAZNAS salurkan beasiswa Rp22 miliar
Apa itu virus dengue?
Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 140 personel Polri usai misi PBB di Afrika Tengah
Menlu Indonesia tegaskan komitmen perkuat PBB dan dorong reformasi multilateralisme
Indonesia dorong OKI perkuat penyelesaian konflik internal dan dukungan bagi Palestina
Indonesia dan Australia kerahkan kapal perang saat latihan bersama, perkuat kekuatan maritim
Guterres apresiasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB, soroti peran stabilisasi di Afrika Tengah
Kemlu pastikan WNI tak terlibat unjuk rasa di Prancis, imbau waspadai situasi keamanan
Guterres temui Presiden Prabowo, apresiasi dukungan Indonesia terhadap perdamaian global
Dievakuasi dari pohon setinggi 10 meter, orang utan korban karhutla di Kotim selamat
Kebakaran hutan di Kalimantan kian parah, penyelamatan orang utan melonjak tajam