Polandia dan Korea Selatan tandatangani kesepakatan kemitraan produksi rudal senilai $3,8 miliar

Kesepakatan ini memungkinkan insinyur Polandia untuk memproduksi bersama rudal jarak menengah dalam kemitraan pertahanan jangka panjang dengan Korea Selatan, dengan rencana pengiriman antara tahun 2030 dan 2033.

By
CEO Hanwha Aerospace Jae-il Son, Kepala Badan Senjata Polandia Artur, dan Presiden WB Group Piotr menandatangani kesepakatan.[Foto: Hanwa]

Polandia dan Korea Selatan telah menandatangani kesepakatan senilai €3,3 miliar (US$3,8 miliar) untuk memproduksi bersama rudal berpemandu presisi jarak menengah dalam kerangka kerja kerja sama pertahanan baru.

Kontrak itu ditandatangani pada hari Senin oleh Badan Persenjataan Polandia dan sebuah konsorsium yang terdiri dari Hanwha (Korea Selatan) dan WB Group (Polandia), lapor TVP World Polandia.

Kesepakatan tersebut mencakup produksi bersama lebih dari 10.000 rudal CGR-080 jarak menengah untuk sistem peluncur roket Homar-K Polandia, kata para pejabat.

Menurut perjanjian itu, fasilitas produksi bersama Polandia–Korea Selatan akan didirikan di kota barat laut Gorzow Wielkopolski.

Pengiriman rudal dijadwalkan berlangsung antara 2030 dan 2033.

Kemandirian

Amunisi tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem peluncur Homar-K, versi adaptasi Polandia dari platform peluncur roket berganda K239 Chunmoo Korea Selatan, yang dipasang pada truk militer Jelcz buatan dalam negeri.

Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz mengatakan kesepakatan itu menandai langkah besar menuju kemandirian yang lebih besar di sektor pertahanan.

Ia menekankan bahwa transfer teknologi, lisensi produksi, dan kapasitas manufaktur lokal akan memungkinkan insinyur Polandia menjadi produsen bersama sistem militer canggih.

“Kemandirian dalam manufaktur kini semakin menjadi kenyataan,” katanya, menurut badan berita negara PAP.

Pejabat tinggi pertahanan Polandia dan seorang utusan khusus presiden Korea Selatan menghadiri upacara penandatanganan.

Kosiniak-Kamysz menambahkan bahwa kedua pihak bertujuan mengubah fasilitas yang direncanakan di Gorzow Wielkopolski menjadi pusat penjualan Eropa bagi amunisi roket Chunmoo, untuk memasok negara-negara lain di kawasan tersebut.

Kesepakatan itu merupakan kesepakatan pertahanan besar ketiga antara Polandia dan Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Di bawah kontrak yang ditandatangani pada 2022 dan 2024, Warsawa membeli sekitar 290 modul peluncur Homar-K beserta ribuan rudal berpemandu presisi jarak menengah dan jarak jauh.