Penjualan kendaraan listrik terus naik di Uni Eropa seiring dengan ekspansi pasar mobil
Penjualan mobil listrik berbasis baterai melonjak 44 persen, sementara registrasi mobil bensin dan diesel terus menurun pada November.
Pasar mobil penumpang Uni Eropa tumbuh 2,1 persen pada November dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total 887.491 kendaraan baru terdaftar. Data tersebut dirilis pada Selasa oleh Asosiasi Produsen Mobil Eropa.
Di kawasan Eropa yang mencakup Uni Eropa, Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa, dan Inggris, penjualan mobil baru juga naik 2,4 persen secara tahunan menjadi 1,08 juta unit pada periode yang sama.
Di antara pasar mobil utama Uni Eropa, Spanyol mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 12,9 persen. Posisi berikutnya ditempati Belanda yang tumbuh 3,3 persen dan Jerman sebesar 2,5 persen.
Kendaraan listrik terus menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar. Penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) melonjak 44,1 persen secara tahunan pada November, mencapai 188.730 unit atau setara 21,3 persen dari total penjualan mobil baru.
Italia mencatat lonjakan penjualan BEV paling tajam dengan kenaikan 132,5 persen. Sementara itu, Spanyol dan Jerman masing-masing mencatat pertumbuhan 60,9 persen dan 58,5 persen.
Mobil hybrid listrik (HEV) kian mengukuhkan dominasinya dengan pangsa 34 persen dari pasar Uni Eropa pada November. Registrasi HEV naik 4,2 persen menjadi 301.819 unit.
Penjualan mobil plug-in hybrid listrik juga menunjukkan pertumbuhan kuat, meningkat 38,4 persen menjadi 91.699 unit.
Sebaliknya, kendaraan bermesin pembakaran internal konvensional mengalami penurunan tajam. Registrasi mobil bensin turun 21,9 persen, dengan pangsa pasar menyusut menjadi 23,3 persen.
Registrasi mobil diesel juga anjlok 23,2 persen, sehingga pangsa pasarnya turun menjadi 7,9 persen pada November. Penurunan dua digit tercatat di sebagian besar pasar Uni Eropa.