Jumlah korban tewas akibat hujan deras yang melanda wilayah timur laut dan barat daya Pakistan pada Sabtu lalu meningkat menjadi 19 orang, sementara lebih dari 90 orang lainnya mengalami luka-luka, menurut pernyataan otoritas setempat.
Hujan lebat disertai angin kencang dan petir mengguyur provinsi Punjab di timur laut dan Khyber Pakhtunkhwa (KP) di barat laut, menyebabkan rumah-rumah yang rapuh runtuh, aliran listrik terputus, serta kawasan rendah tergenang air.
Seluruh 19 korban jiwa dilaporkan berasal dari wilayah Punjab, menurut Provincial Disaster Management Authority (PDMA).
Sebagian besar kematian terjadi di ibu kota provinsi, Lahore, serta di distrik Jehlum, Sialkot, dan Muzaffargarh.
Sejumlah jalan tol juga ditutup untuk lalu lintas karena cuaca buruk dan jarak pandang yang terbatas.
Di KP, hujan lebat dan badai angin merusak infrastruktur dan tanaman siap panen, serta merobohkan pohon-pohon, tiang listrik, dan papan iklan.
Beberapa rumah dari tanah liat dan bangunan tua juga mengalami kerusakan akibat hujan dan badai, meski tidak ada laporan korban jiwa di provinsi tersebut.
Pada hari Jumat, otoritas cuaca telah mengeluarkan peringatan tentang angin kencang, badai debu, serta potensi hujan di beberapa bagian Punjab dan KP.























