BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Uni Eropa mengecam tarif Trump yang 'tidak beralasan', berjanji untuk memberikan respons yang keras
Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen telah berjanji bahwa tarif AS atas baja dan aluminium "tidak akan dibiarkan tanpa jawaban," dan menambahkan bahwa hal itu akan memicu tindakan balasan keras dari blok 27 negara tersebut.
Uni Eropa mengecam tarif Trump yang 'tidak beralasan', berjanji untuk memberikan respons yang keras
AP Kepala Uni Eropa pada hari Selasa mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif 25 persen / Foto: AP / AP

Kepala Uni Eropa pada hari Selasa mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 25 persen pada impor baja dan aluminium mulai 12 Maret, dan ia meyatakan bahwa blok tersebut berjanji akan membalas.

“Uni Eropa akan bertindak untuk melindungi kepentingan ekonominya. Kami akan melindungi pekerja, bisnis, dan konsumen kami,” kata von der Leyen dalam sebuah pernyataan sebagai reaksi atas penerapan tarif baja dan aluminium oleh Presiden AS Donald Trump pada hari sebelumnya.

“Tarif adalah pajak, buruk bagi bisnis, lebih buruk bagi konsumen,” kata von der Leyen.

Tarif yang tidak dapat dibenarkan pada Uni Eropa tidak akan dibiarkan begitu saja, tarif tersebut akan memicu tindakan balasan yang tegas dan proporsional.”

Di Jerman, tuan rumah dan ekonomi terbesar Uni Eropa, Kanselir Olaf Scholz mengatakan kepada parlemen bahwa “jika AS tidak memberi kita pilihan lain, maka Uni Eropa akan bereaksi secara bersatu,” seraya menambahkan bahwa “pada akhirnya, perang dagang selalu merugikan kedua belah pihak.”

Kanselir Jerman Olaf Scholz telah mengatakan kepada parlemen bahwa jika AS tidak memberi kita pilihan lain, maka Uni Eropa akan bereaksi secara bersatu.

SUMBER: AP

Jelajahi
IHSG melemah tajam setelah MSCI hapus enam saham Indonesia dari indeks global
Rupiah melemah ke level terendah, pemerintah siapkan intervensi pasar obligasi
Meta ditentang karyawan usai lacak klik dan ketikan demi pelatihan AI
Utang Indonesia nyaris Rp10.000 triliun, Menkeu: kondisi fiskal masih aman
Pemerintah RI tunda kenaikan royalti dan pajak ekspor tambang, tunggu formula lebih baik
Rupiah melemah ke Rp17.503 per dolar AS di tengah ketegangan Selat Hormuz
Pertamina, Departemen Energi AS perkuat kerja sama energi dan infrastruktur strategis
Indonesia dan Filipina bangun koridor nikel ASEAN, perkuat rantai pasok global
Perusahaan pertahanan Türkiye teken kontrak ekspor senilai hampir $8 miliar di pameran SAHA 2026
Perusahaan energi Eni umumkan hasil positif dari uji sumur gas Geliga-1 di lepas pantai Indonesia
AI dalam peperangan: 5 hal yang perlu diketahui tentang kesepakatan teknologi besar Pentagon
Indonesia akan jadi pasar penerbangan terbesar keempat dunia pada 2030, kata Menperin
Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi 5,9–7,5 persen pada 2027
Indonesia teken pembelian 12 drone Kizilelma dari Türkiye
Rupiah dinilai undervalued, BI siapkan tujuh langkah stabilisasi nilai tukar
Indonesia dorong perluasan pasar ekspor ke Uni Eropa di tengah ketidakpastian global
Rupiah melemah akibat perang berkelanjutan AS-Iran, tembus Rp17.400 per dolar AS
Pasar saham Asia goyah, harga minyak tetap tinggi saat konflik AS-Iran meningkat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada Q1 2026, ditopang konsumsi domestik
Surplus dagang Indonesia tembus US$3,32 miliar di tengah tekanan ekspor dan gejolak global