PERANG GAZA
2 menit membaca
Hamas siap untuk negosiasi mengenai proposal gencatan senjata Gaza terbaru yang dimediasi AS
Kelompok perlawanan Palestina tersebut menegaskan kesiapannya untuk "segera duduk di meja perundingan".
Hamas siap untuk negosiasi mengenai proposal gencatan senjata Gaza terbaru yang dimediasi AS
Warga Palestina memeriksa lokasi bangunan tempat tinggal yang runtuh, tak lama setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, 7 September 2025. / Reuters

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyatakan telah menerima usulan gencatan senjata baru dari Amerika Serikat melalui mediator dan menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan negosiasi.

“Kami menerima beberapa ide dari pihak Amerika melalui mediator untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan melalui Telegram pada hari Minggu.

Hamas menyambut baik setiap langkah yang mendukung “upaya untuk menghentikan agresi terhadap rakyat kami”.

Kelompok tersebut menunjukkan kesiapannya untuk “segera duduk di meja perundingan guna membahas pembebasan semua tahanan dengan imbalan deklarasi yang jelas untuk mengakhiri perang dan penarikan penuh (pasukan Israel) dari Jalur Gaza.”

Hamas juga telah menyetujui pembentukan komite Palestina independen untuk mengelola urusan administratif di wilayah tersebut dan menuntut agar Israel memastikan komitmennya terhadap apa yang akan disepakati dalam perjanjian tersebut, “untuk mencegah pengulangan pengalaman masa lalu di mana kesepakatan dicapai tetapi kemudian ditolak atau dibatalkan.”

TerkaitTRT Global - 'Garis merah untuk Gaza': Puluhan ribu orang berunjuk rasa di Brussel untuk menunjukkan solidaritas dengan Palestina

‘Mempertimbangkan secara serius’ usulan Trump: Netanyahu

Hamas mencatat bahwa pada 18 Agustus, mereka menerima usulan dari mediator Mesir dan Qatar berdasarkan usulan Utusan Khusus AS Steve Witkoff, tetapi “pendudukan (Israel) sejauh ini belum merespons dan malah melanjutkan pembantaian serta kampanye pembersihan etnisnya.”

“Oleh karena itu, gerakan Hamas tetap dalam kontak terus-menerus dengan mediator untuk mengembangkan ide-ide ini menjadi kesepakatan komprehensif yang memenuhi tuntutan rakyat kami,” tambahnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia telah mengajukan proposal untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera di Gaza, mengklaim persetujuan penuh dari pihak Israel. Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa mereka masih “mempertimbangkan secara serius” usulan Trump tersebut.

Hamas berulang kali menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan kesepakatan komprehensif dengan Israel untuk membebaskan semua tahanan Israel dengan imbalan tahanan Palestina, mengakhiri perang di Gaza, dan memastikan penarikan penuh pasukan Israel.

Namun, Netanyahu telah menolak usulan semacam itu, dan malah bersikeras pada pengaturan parsial yang memungkinkan dirinya menunda dan memberlakukan syarat-syarat baru pada setiap tahap negosiasi.

TerkaitTRT Global - Hamas setuju untuk menerapkan pemerintahan teknokrat di Gaza

SUMBER:AA
Jelajahi
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
Pemerintah RI dampingi pemulangan 9 WNI aktivis GSF dari Türkiye setelah ditahan Israel
Indonesia kutuk tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0
AS mengancam akan mencabut visa delegasi PBB Palestina: laporan
Indonesia koordinasi dengan Türkiye, Mesir, dan Yordania untuk bebaskan 9 WNI ditahan Israel
Indonesia kecam keras perlakuan tidak manusiawi Israel terhadap aktivis GSF
Ben-Gvir unggah video aktivis flotilla yang dipaksa berlutut, Italia panggil dubes Israel
Indonesia perkuat upaya diplomatik lindungi 9 WNI yang ditahan Israel
Ratusan aktivis Global Sumud termasuk sembilan WNI yang 'diculik' dibawa ke Israel
Israel terus serang armada Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza
Israel menyita semua kapal dalam konvoi yang menuju Gaza, PBB menyatakan keprihatinan
Israel menyita sekitar 40 kapal dari armada Global Sumud yang menuju Gaza
Indonesia pertimbangkan tindakan hukum atas penculikan WNI oleh Israel di konvoi bantuan Gaza
Indonesia akan mengambil tindakan hukum terhadap Israel terkait aktivis GSF yang ditahan
9 WNI aktivis GSF 'diculik' oleh Israel, Kemlu RI terus berupaya pastikan keselamatan
Sembilan WNI dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla ditahan Israel
Armada Global Sumud menuntut 'jalan aman' untuk misi kemanusiaan ke Gaza setelah serangan Israel