ASIA
2 menit membaca
Pemerintah pastikan layanan cuci darah pasien PBI tetap berjalan meski status BPJS dinonaktifkan
Pemerintah menjamin rumah sakit tetap melayani pasien gagal ginjal peserta PBI BPJS Kesehatan yang sempat nonaktif, sembari menyiapkan percepatan reaktivasi data.
Pemerintah pastikan layanan cuci darah pasien PBI tetap berjalan meski status BPJS dinonaktifkan
Para pasien menunggu di klinik di Jakarta pada 10 Februari 2025. (Foto Arsip/AFP)
9 Februari 2026

Pemerintah memastikan layanan cuci darah bagi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan tetap berjalan, menyusul laporan ratusan pasien gagal ginjal kehilangan akses pengobatan akibat perubahan data penerima bantuan sosial.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan rumah sakit diminta tetap melayani pasien PBI-JK, termasuk mereka yang statusnya tiba-tiba nonaktif. Ia menegaskan pembiayaan tetap akan dibayarkan BPJS Kesehatan sembari proses reaktivasi dilakukan. 

“Cuci darah itu tidak boleh ditolak. Ada mekanisme reaktivasi setelah asesmen, terutama bagi keluarga tidak mampu di desil 1 sampai 4,” ujar Saifullah Yusuf pada Jumat (6/2/2026).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyatakan pemerintah tengah menyiapkan skema teknis agar pasien gagal ginjal tetap memperoleh layanan gratis meski reaktivasi belum rampung. 

Ia juga mengingatkan rumah sakit dilarang menolak pasien dalam kondisi darurat. 

Saat ini, sekitar 20.472 peserta PBI dengan penyakit katastropik tercatat nonaktif, sementara lebih dari 105 ribu peserta sedang dalam proses reaktivasi melalui verifikasi Kementerian Sosial dan rekomendasi dinas sosial daerah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperingatkan risiko fatal jika terapi dihentikan.

“Pasien cuci darah harus menjalani terapi dua sampai tiga kali seminggu. Jika berhenti, bisa fatal. Dalam satu sampai tiga minggu bisa meninggal dunia,” katanya dalam rapat dengan DPR, Senin (9/2/2026). 

Pemerintah sedang merapikan data dan mengoordinasikan percepatan reaktivasi bagi pasien penyakit kronis, kata Menkes Budi.

Masalah ini mencuat setelah perubahan pendataan penerima bantuan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang membuat sebagian peserta keluar dari basis data kemiskinan. 

Menurut laporan Tempo pada Sabtu (7/02), Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) mencatat sedikitnya 200 pasien terhambat pengobatannya akibat penonaktifan tanpa pemberitahuan.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Presiden Prabowo bertemu DEN bahas dampak konflik Timur Tengah atas ekonomi global
DPR setujui 5 pimpinan baru OJK periode 2026-2031
Kapolri terjunkan 161 ribu personel gabungan pastikan arus mudik dan balik Lebaran aman
Prabowo rencanakan Hashim Djojohadikusumo pimpin satgas pembiayaan taman nasional
Lebih dari 3 juta penumpang diprediksi mudik lewat Bandara Soekarno-Hatta
Karyawan Freeport tewas ditembak di area tambang Grasberg Papua
Prabowo tegaskan Indonesia tetap pegang politik bebas aktif di tengah konflik global
Panglima TNI tegaskan status siaga 1 bagian uji kesiapan pasukan
DPR uji kelayakan kandidat pimpinan OJK di tengah gejolak pasar global
Indonesia amankan kesepakatan rudal BrahMos dengan India, modernisasi pertahanan maritim
Bangladesh liburkan semua universitas untuk menghemat minyak di tengah krisis BBM
Indonesia perkuat produksi pangan di tengah tantangan iklim dan geopolitik global
Menteri ESDM: Pasokan BBM aman, harga Pertalite tetap hingga Idul Fitri
DPR nilai status Siaga 1 TNI sebagai langkah perkuat ketahanan nasional
China sebut negosiasi aturan Laut China Selatan dengan ASEAN masuk fase krusial
BNN bongkar laboratorium narkoba mephedrone yang dikendalikan warga Rusia di Bali
Longsor di TPA Bantargebang tewaskan empat orang, pencarian korban berlanjut
97 sekolah di Sumatera masih gunakan kelas darurat 3 bulan pasca bencana
13 WN Jepang ditangkap terkait dugaan penipuan online di Jawa Barat
Tidak perlu panic buying, pemerintah RI pastikan pasokan BBM aman di tengah eskalasi Timur Tengah