Israel telah menewaskan tiga warga Palestina dalam serangan udaranya di Gaza, dalam pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang masih berlangsung, kata seorang sumber medis.
Seorang pekerja untuk pemerintahan Bureij tewas dalam serangan drone yang menargetkan tempat pembuangan sampah dekat kamp pengungsi Bureij di tengah Gaza, kata sumber itu.
Sumber setempat mengatakan almarhum menjadi sasaran drone Israel saat sedang melakukan pekerjaannya.
Dua orang lagi tewas dalam serangan lain terhadap sekelompok warga di lingkungan al-Amal di Khan Younis, selatan Gaza, dan jenazah mereka dibawa ke Rumah Sakit Nasser, tambah sumber itu.
Seorang anak juga mengalami luka sedang dalam serangan Israel, kata sumber itu.
Kerusakan yang parah
Serangan berkelanjutan Tel Aviv terhadap enklave Palestina terjadi meskipun gencatan senjata yang dimulai pada Oktober 2025.
Gencatan itu dimaksudkan untuk menghentikan genosida Israel di Gaza yang telah menewaskan sekitar 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang sejak Oktober 2023, serta menyebabkan kehancuran luas yang memengaruhi 90 persen infrastruktur sipil enklave.















