Ayah veteran Marinir AS disiksa dan ditahan oleh ICE
00:36
Dunia
Ayah veteran Marinir AS disiksa dan ditahan oleh ICE
Veteran Marinir AS Alejandro Barranco menyaksikan petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) memukuli ayahnya, Narciso Barranco, hingga jatuh ke tanah sebelum menahannya karena berada di Amerika Serikat tanpa izin hukum.

Dalam wawancara dengan MSNBC, Barranco mengatakan bahwa jika dia melakukan hal yang sama terhadap seorang tahanan saat bertugas sebagai Marinir, hal itu akan dianggap sebagai “kejahatan perang.”

Dia juga menyatakan bahwa ayahnya telah tinggal di AS selama puluhan tahun dan kini menghadapi kondisi hidup yang brutal di pusat penahanan tempat dia ditahan. MSNBC melaporkan bahwa ayah Barranco “ditahan dalam kandang bersama 70 orang lain, dengan satu toilet dan tanpa privasi,” ditambah hanya mendapat air sekali sehari dan makanan yang sangat sedikit.

Video Lainnya
Serangan Israel menewaskan lima warga Palestina, termasuk seorang anak
Serangan AS ke Iran berlanjut memasuki malam ke-9, CENTCOM rilis rekaman operasi
Atlet bulu tangkis Indonesia juarai ganda putra Japan Open 2026
Lima korban kapal tenggelam di Selayar ditemukan selamat setelah terapung empat hari
Tim SAR masih mencari 23 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar
Blue Angels diselidiki setelah melakukan penerbangan lintas rendah di atas pantai
Ayah asal Iran memandu putranya yang tunanetra menikmati semifinal Piala Dunia
Suriah mencegat pengiriman senjata yang ditujukan untuk Hizbullah
Laporan ungkap dugaan perburuan hiu ilegal dan eksploitasi awak kapal Indonesia
Pasukan Israel mengusir keluarga Palestina dari rumah mereka sebelum pembongkaran