Puluhan ribu orang berdemonstrasi di Den Haag menentang kebijakan pemerintah Belanda terhadap Israel
01:24
Dunia
Puluhan ribu orang berdemonstrasi di Den Haag menentang kebijakan pemerintah Belanda terhadap Israel
Hampir 100.000 orang demo di Den Haag pada 18 Mei menolak dukungan Belanda untuk Israel dalam perang Gaza. Penyelenggara menyebut ini demo terbesar di Belanda dalam 20 tahun terakhir.

Demonstrasi yang digelar di Lapangan Malieveld dengan slogan “Tarik Garis Merah untuk Gaza,” didukung oleh lebih dari 80 LSM, termasuk Amnesty International, Human Rights Watch, dan Oxfam Novib.

Para demonstran mengenakan pakaian merah sebagai simbol seruan untuk batas moral, dan menuntut penghentian ekspor senjata serta akhir keterlibatan Belanda dalam genosida Israel. Para demonstran melewati Gedung Perdamaian, markas Mahkamah Internasional, dan Parlemen Belanda sebelum kembali ke lapangan, meneriakkan “Hentikan genosida,” “Bebaskan Palestina,” dan “Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian.” Lebih dari 53.000 warga Palestina—kebanyakan perempuan dan anak-anak—telah tewas sejak Oktober 2023. Dalam lima hari terakhir saja, 378 orang lagi tewas akibat serangan udara Israel yang semakin intensif. Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang mereka di wilayah tersebut.

Video Lainnya
Dua bus pembawa jemaah haji Indonesia kecelakaan di Madinah, 10 orang terluka
Rekaman video memperlihatkan serangan udara Israel terhadap warga sipil di Gaza
Hizbullah membagikan video drone yang menyerang tank Israel
Kereta KA Dhoho tabrak truk mogok di perlintasan Blitar
Mantan kepala Mossad, Tamir Pardo, membandingkan para pemukim Tepi Barat dengan Holocaust
Puluhan warga Palestina ditahan dan ditutup matanya oleh pasukan Israel dalam penggerebekan besar
Israel hancurkan total desa-desa di Lebanon selama 'gencatan senjata 3 minggu'
13 ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kekerasan anak di daycare di Jogja
14 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam tabrakan kereta api di Bekasi
Tentara Israel menghancurkan panel surya di Lebanon selatan