BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Blue Origin akan meluncurkan jaringan satelit internet global untuk bersaing dengan Starlink
Perusahaan milik Jeff Bezos berencana untuk meluncurkan lebih dari 5.400 satelit mulai tahun 2027.
Blue Origin akan meluncurkan jaringan satelit internet global untuk bersaing dengan Starlink
Blue Origin mengatakan satelit tersebut bertujuan untuk menyediakan cakupan internet global mentransmisikan data dengan kecepatan yang lebih tinggi. / Reuters

Blue Origin, perusahaan dirgantara milik pendiri Amazon dan miliarder Amerika Jeff Bezos, telah mengumumkan bahwa mereka sedang membangun jaringan internet satelit global yang dapat menyaingi Starlink yang dioperasikan oleh SpaceX milik Elon Musk.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Blue Origin mengatakan akan meluncurkan 5.408 satelit ke orbit Bumi rendah dan menengah untuk membangun jaringan bernama "TeraWave."

"Jaringan ini akan melayani puluhan ribu pengguna perusahaan, pusat data, dan pemerintah yang membutuhkan konektivitas andal untuk operasi kritis," kata perusahaan itu.

Blue Origin mengatakan satelit yang saling terhubung ini bertujuan untuk menyediakan cakupan internet di seluruh dunia sekaligus mentransmisikan data dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan layanan pesaing.

Menurut pernyataan itu, jaringan TeraWave akan menawarkan kecepatan unduh dan unggah hingga 6 terabit per detik, dengan peluncuran satelit diperkirakan dimulai pada kuartal terakhir 2027.

"TeraWave menyediakan konektivitas titik-ke-titik dan akses internet kelas perusahaan. Ini memungkinkan pelanggan memilih throughput dan lokasi fisik sebagai respons terhadap perubahan kebutuhan mereka," tambah perusahaan itu.

Berbeda dengan Starlink, yang terutama menyediakan layanan internet dan telepon kepada konsumen individual, jaringan TeraWave milik Blue Origin dirancang untuk melayani pusat data, pelaku bisnis, dan pengguna pemerintah.

TerkaitTRT Indonesia - Blue Origin sukses selamatkan booster roket raksasa pembawa misi Mars NASA
SUMBER:AA
Jelajahi
Kementerian Kehutanan bekukan izin 26 perusahaan terkait kasus karhutla
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Indonesia perluas kemitraan energi dengan Nigeria dan Angola
Indonesia-Kanada perkuat perdagangan dan investasi lewat ICA-CEPA
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun