ASIA
2 menit membaca
Mentan soroti lonjakan produksi, Indonesia menuju ‘superpower’ pangan
Secara nasional, stok beras saat ini mencapai sekitar 4,5 juta ton, dan diproyeksikan meningkat menjadi 5 juta ton dalam 20 hari ke depan, bahkan berpotensi menyentuh 6 juta ton dalam dua bulan mendatang.
Mentan soroti lonjakan produksi, Indonesia menuju ‘superpower’ pangan
Produksi beras di Sulawesi Selatan meningkat signifikan dari sekitar 300.000 ton menjadi 761.000 ton dalam periode terakhir. / Arsip AP

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan optimisme bahwa Indonesia berpeluang menjadi kekuatan besar di sektor pangan global, seiring penguatan ketahanan nasional di berbagai bidang strategis.

Dalam keterangannya, Amran mengajak seluruh elemen bangsa bersatu menjaga keberlanjutan pembangunan, dengan menekankan pentingnya kemandirian di sektor pangan, energi, air, dan protein.

“Kita ingin ribuan tahun ke depan Republik Indonesia bertahan, dan dalam waktu singkat Indonesia menjadi superpower,” ujarnya, pada Minggu sebagaimana dikutip oleh Antara.

Ia menilai kondisi Indonesia saat ini berada pada posisi yang relatif kuat, didukung peningkatan kapasitas produksi serta arah kebijakan yang dinilai mampu memperkuat kemandirian nasional. 

Amran menegaskan bahwa berbagai indikator menunjukkan perkembangan positif. Ketersediaan pangan dinilai aman, kebutuhan protein terpenuhi, dan ketergantungan terhadap impor energi mulai berkurang. Ia juga menyebut peningkatan ekspor serta kesejahteraan petani yang disebut sebagai tertinggi sejak Indonesia merdeka.

Diantaranya, produksi di Sulawesi Selatan meningkat signifikan dari sekitar 300.000 ton menjadi 761.000 ton dalam periode terakhir, atau lebih dari dua kali lipat. Secara nasional, stok beras saat ini mencapai sekitar 4,5 juta ton, dan diproyeksikan meningkat menjadi 5 juta ton dalam 20 hari ke depan, bahkan berpotensi menyentuh 6 juta ton dalam dua bulan mendatang.

Amran membandingkan kondisi tersebut dengan periode sebelumnya, ketika stok beras hanya berada di kisaran 1,5 juta ton. Peningkatan ini, menurutnya, menunjukkan kemajuan signifikan dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga momentum tersebut dan terus berkontribusi dalam pembangunan. Menurutnya, dengan kolaborasi seluruh pihak, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju dan berperan sebagai kekuatan utama di sektor pangan dunia.

TerkaitTRT Indonesia - Mentan: Cadangan beras aman meski El Nino ancam kemarau panjang



SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Sekjen PBB mengutuk serangan pada kereta api di Pakistan yang menewaskan 28 orang
Ribuan WNI terjerat kasus penipuan daring di Kamboja, ratusan masih ditahan
Gempa M5,8 guncang Laut Maluku, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami
Prabowo kumpulkan menteri dan pejabat ekonomi di Istana, diduga bahas badan ekspor
Delapan pendulang emas tewas dalam serangan kelompok separatis di Papua — TNI
Pemerintah RI kaji skema regulasi baru soal impor 150 juta barel minyak dari Rusia
Militer Myanmar mengklaim telah merebut kembali kota perbatasan Thailand
Prabowo sumbangkan 34 ekor sapi untuk Kurban Idul Adha 2026 di Sumatera Utara
Pemerintah siapkan intervensi Rp2 triliun per hari di pasar obligasi untuk stabilkan rupiah
IHSG melemah, Menkeu Purbaya tekankan kondisi pasar terkendali
Pemerintah RI akan naikkan anggaran pertahanan 2027, Prabowo berjanji untuk terus perkuat militer
Pemerintah tetapkan Idul Adha 2026 jatuh pada 27 Mei setelah Sidang Isbat nasional
Prabowo serahkan Rafale dan sistem alutsista ke TNI, Indonesia perkuat pertahanan udara
Pertamina siagakan dua supertanker untuk jaga pasokan LPG nasional
Menkomdigi: 200 ribu anak terpapar judi online di Indonesia, 80 ribu diantaranya dibawah 10 tahun
Indonesia dorong kerja sama ASEAN hadapi perdagangan ilegal limbah
Perempuan Rohingya hadapi peningkatan kekerasan seksual di bawah Arakan Army Myanmar
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan