ASIA
2 menit membaca
Indonesia siap hadapi El Nino, stok beras capai rekor tertinggi
Pemerintah memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi hingga 11 bulan ke depan yang melampaui durasi potensi kekeringan yang diprediksi berlangsung sekitar enam bulan.
Indonesia siap hadapi El Nino, stok beras capai rekor tertinggi
BMKG memperingatkan bahwa kemarau 2026 berpotensi lebih kering dan berlangsung lebih panjang. / Arsip Reuters

Indonesia menegaskan kesiapan menghadapi potensi fenomena El Nino 2026, dengan pemerintah memastikan cadangan beras berada pada level yang sangat tinggi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan stok pangan nasional saat ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, memberikan jaminan ketahanan di tengah ancaman cuaca ekstrem.

“Fenomena El Nino disebut-sebut bisa menyebabkan kekeringan hingga enam bulan. Namun, kejadian sebelumnya, terutama 2015, justru lebih tinggi. Kami sudah berpengalaman mengelolanya,” ujar Amran.

Ia mengungkapkan cadangan beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 4,5 juta ton pada awal April 2026, dan diproyeksikan meningkat menjadi 5 juta ton dalam beberapa pekan ke depan. Selain itu, ketersediaan pangan di sektor hotel, restoran, dan katering mencapai 12,5 juta ton, sementara potensi panen dari tanaman yang sedang tumbuh diperkirakan menyumbang 11 juta ton.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi hingga 11 bulan ke depan yang melampaui durasi potensi kekeringan yang diprediksi berlangsung sekitar enam bulan.

Untuk memperkuat ketahanan pangan, berbagai langkah telah dilakukan, termasuk peningkatan pompanisasi, perbaikan irigasi, serta optimalisasi lahan rawa agar dapat ditanami lebih dari satu kali dalam setahun. 

Potensi cuaca ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa musim kemarau 2026 berpotensi lebih kering dan berlangsung lebih lama dari biasanya. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyebut peluang terbentuknya El Nino pada semester kedua tahun ini berada pada kisaran 50 hingga 80 persen, dengan intensitas diperkirakan lemah hingga moderat.

BMKG mencatat bahwa hingga akhir Maret 2026, kondisi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) masih berada pada fase netral, namun berpotensi berkembang. Tingkat keandalan prakiraan saat ini terbatas untuk tiga bulan ke depan, sementara akurasi diperkirakan meningkat pada pembaruan data Mei 2026.

Pemerintah dan masyarakat didorong untuk tetap siaga serta memantau perkembangan informas iklim secara berkelanjutan guna mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkan.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia tegaskan swasembada pangan tanpa impor pada 2026
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Militer Myanmar mengklaim telah merebut kembali kota perbatasan Thailand
Prabowo sumbangkan 34 ekor sapi untuk Kurban Idul Adha 2026 di Sumatera Utara
Pemerintah siapkan intervensi Rp2 triliun per hari di pasar obligasi untuk stabilkan rupiah
IHSG melemah, Menkeu Purbaya tekankan kondisi pasar terkendali
Pemerintah RI akan naikkan anggaran pertahanan 2027, Prabowo berjanji untuk terus perkuat militer
Pemerintah tetapkan Idul Adha 2026 jatuh pada 27 Mei setelah Sidang Isbat nasional
Prabowo serahkan Rafale dan sistem alutsista ke TNI, Indonesia perkuat pertahanan udara
Pertamina siagakan dua supertanker untuk jaga pasokan LPG nasional
Menkomdigi: 200 ribu anak terpapar judi online di Indonesia, 80 ribu diantaranya dibawah 10 tahun
Indonesia dorong kerja sama ASEAN hadapi perdagangan ilegal limbah
Perempuan Rohingya hadapi peningkatan kekerasan seksual di bawah Arakan Army Myanmar
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan
Eks Mendikbud Nadiem dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook
Satgas Kehutanan tangkap 7 WNA China terkait penambangan emas ilegal di Papua Tengah
Antisipasi Hantavirus: Pemerintah RI siagakan 51 balai karantina, perketat skrining kedatangan
Menkeu Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh di atas 5,5 persen hingga kuartal IV
14 WNI hilang usai kapal migran tenggelam di Perairan Malaysia
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak