PERANG GAZA
2 menit membaca
BAZNAS salurkan 4.000 porsi makanan untuk warga Gaza di bulan Ramadan
Distribusi bantuan akan terus dilakukan hingga seluruh target 4.000 porsi tersalurkan, dengan prioritas wilayah Gaza Utara dan kawasan Jalur Gaza yang saat ini menghadapi kebutuhan pangan yang mendesak.
BAZNAS salurkan 4.000 porsi makanan untuk warga Gaza di bulan Ramadan
Bantuan pangan disalurkan di beberapa titik, termasuk Kamp Al Sahabini dan kawasan Al Falogah di Gaza Utara. / Dok. Baznas RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan ribuan paket makanan siap saji kepada warga Palestina yang terdampak konflik di Gaza sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang didukung masyarakat Indonesia.

Program bantuan tersebut menargetkan total 4.000 porsi makanan, dengan 2.500 porsi telah berhasil didistribusikan hingga akhir Februari 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi yang menampung warga terdampak krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

Bantuan pangan ini disalurkan di beberapa titik, termasuk Kamp Al Sahabini dan kawasan Al Falogah atau Al Sultan Camp di Gaza Utara, serta wilayah Deir El Balah. Ribuan warga yang menghadapi keterbatasan akses terhadap bahan makanan akibat konflik menjadi penerima manfaat dari program ini.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan program penyediaan makanan siap saji tersebut merupakan bentuk amanah dari para muzaki dan masyarakat Indonesia yang terus menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina.

“Distribusi paket makanan siap saji ini merupakan upaya nyata kami untuk memastikan warga terdampak, terutama mereka yang berada di kamp pengungsian, mendapatkan asupan gizi yang layak. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi mereka dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Menurutnya, distribusi bantuan akan terus dilakukan hingga seluruh target 4.000 porsi tersalurkan, dengan prioritas wilayah Gaza Utara dan kawasan Jalur Gaza yang saat ini menghadapi kebutuhan pangan yang mendesak.

Sepanjang kegiatan distribusi yang berlangsung pada 22 hingga 23 Februari 2026, sebanyak 2.500 warga telah menerima manfaat langsung dari program makanan siap saji tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - Ramadan di Gaza: Warga Palestina berduka atas hilangnya tradisi di tengah perjuangan bertahan hidup
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Prabowo dan Abbas berbicara via telepon, Indonesia kembali tegaskan dukungan untuk Palestina
Pemukim ilegal Israel hancurkan satu-satunya jalur pasokan air ke Umm Safa di Tepi Barat
Serangan Israel di Gaza tewaskan 3 warga Palestina dalam pelanggaran gencatan senjata baru
Pemukim Israel bakar kendaraan dan serang masjid di Tepi Barat yang diduduki
Lebih banyak warga Palestina tewas di Tepi Barat sejak 2023 dibandingkan 17 tahun terakhir: Oxfam
Survey: Dunia tidak percaya Netanyahu
Israel mengalokasikan $51 juta untuk 69 permukiman ilegal di Tepi Barat: lembaga pengawas
Bencana yang berlanjut: Israel kembali blokir Gaza, memperdalam krisis kemanusiaan di enklave yang hancur
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, menyerang setiap hari meskipun ada gencatan
Pasukan Israel melindungi penduduk ilegal selama serangan terhadap Palestina: Penyelidikan PBB
Serangan Israel di Gaza tewaskan sedikitnya 10 warga Palestina, 29 terluka meski gencatan senjata
Mengapa negara-negara Eropa dan Asia mengabaikan genosida di Gaza demi memborong senjata Israel
Israel menyetujui insentif pajak untuk permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
Mesin perang digital Israel dan bahaya propaganda yang salah sasaran
Federasi Palestina serukan tindakan internasional usai Israel menahan dua pemain timnas wanita
Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Indonesia kecam rencana Israel kuasai 70 persen Gaza
Surat suara dan peluru: Netanyahuisme adalah ideologi yang memicu perang tak berkesudahan Israel
Serangan Israel tewaskan sembilan orang di Gaza saat pelanggaran gencatan senjata terus berlanjut