ASIA
2 menit membaca
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
Di antara delapan wilayah tersebut, Kota Kendari mencatat dampak paling besar dengan 794 bangunan terendam, diikuti oleh Kabupaten Kolaka dan Konawe.
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
Banjir di Kendari, 12 Mei 2026. /Foto: BPBD Sultra

Banjir yang meluas di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara sejak akhir pekan lalu memicu dampak signifikan terhadap ribuan penduduk dan permukiman. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menunjukkan sedikitnya 8.616 jiwa terdampak, sementara 2.326 rumah dilaporkan terendam.

Kepala BPBD Sulawesi Tenggara, Laode Saifuddin, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi laporan hingga Senin. 

“Jumlah rumah yang terendam banjir itu 2.326 bangun dengan warga terdampak 8.616 jiwa dari data yang masuk per hari Senin,” ujarnya dikutip oleh Antara pada Selasa (12/5).

Bencana ini tercatat melanda delapan wilayah administratif, mencakup Kota Kendari serta Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Buton Utara. Laporan terbaru menyebutkan Buton Utara menjadi daerah terakhir yang masuk dalam daftar wilayah terdampak.

TerkaitTRT Indonesia - Hujan deras picu banjir di Kendari, 317 warga mengungsi

Di antara wilayah tersebut, Kota Kendari mencatat dampak paling besar dengan 794 bangunan terendam, diikuti oleh Kabupaten Kolaka dan Konawe. “Semua di delapan daerah itu bencananya banjir, terakhir itu Buton Utara masuk laporan ke BPBD tadi malam,” kata Saifuddin.

Otoritas setempat mengingatkan warga untuk tetap siaga, seiring prakiraan cuaca dari BMKG yang menunjukkan potensi hujan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Anoa tersebut. 

Pemerintah daerah juga menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan bencana susulan.

“Kami juga meminta masyarakat tidak terprovokaasi dengan informasi yang belum pasti terkait bencana alam,” tambah Saifuddin.

Di Kota Kendari, BPBD bersama Dinas Sosial dan tim SAR Brimob Polda Sultra telah mendirikan posko pengungsian dan dapur umum, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran Kali Wanggu. 

Selain itu, bantuan logistik mulai disalurkan, termasuk makanan siap saji, beras sebanyak 200 kilogram, air mineral, kopi sachet, dan minyak goreng, dengan total nilai mencapai sekitar Rp15 juta.

Menurut BPBD, bantuan tersebut saat ini dikonsolidasikan di satu posko utama sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah terdampak lainnya.

TerkaitTRT Indonesia - Banjir bandang di Sulawesi Utara tewaskan setidaknya 16 orang
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Menkeu Purbaya: Pelemahan Rupiah bukan tanda krisis seperti 1998
Taiwan kerahkan kapal untuk hadapi operasi penegakan hukum China
Korea Utara sebut program nuklir 'tidak bisa dinegosiasikan' jelang kunjungan Xi Jinping
Efisiensi anggaran MBG, BGN akan fokuskan program ke wilayah terpencil
Vietnam dan Indonesia pimpin klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19
Pemerintah tingkatkan pengawasan wisata di sekitar gunung api
Indonesia-Malaysia sepakat perkuat kerja sama bilateral lewat JCBC
Indonesia-Singapura perkuat kerja sama pertahanan lewat pertemuan militer tahunan
Tiga tersangka pimpinan BGN ditahan dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Drone Myanmar yang lepas kendali meledak di Thailand, tiga migran tewas
KSP: Serangan siber pada 2025 tembus 5,5 miliar, pemerintah perketat keamanan digital
Tinjau korban kebakaran Kemayoran, Wagub Rano pastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin dibebaskan dengan grasi kerajaan
Kantor Badan Gizi Nasional digeledah, program andalan Prabowo dibayangi ketidakpastian
Dua pilot Taiwan tewas dalam kecelakaan latihan pesawat militer
China gelar patroli di Timur Taiwan, merespons rencana perundingan maritim Jepang–Filipina
Nadiem Makarim peringatkan kepercayaan investor dalam pleidoi kasus pengadaan Chromebook
Prabowo sebut pemusatan ekspor SDA lewat DSI untuk maksimalkan keuntungan nasional
Kebakaran Kemayoran hanguskan 250 bangunan, 620 warga kehilangan tempat tinggal
Filipina dan Vietnam perkuat pakta pertahanan, tegaskan komitmen jaga Laut China Selatan