DUNIA
2 menit membaca
Empat tewas, 25 luka-luka dalam kecelakaan akibat kabut tebal di jalan tol Delhi–Agra
Kecelakaan terjadi di distrik Mathura, Uttar Pradesh, saat kabut musim dingin sangat mengurangi jarak pandang di jalan tol berkecepatan tinggi.
Empat tewas, 25 luka-luka dalam kecelakaan akibat kabut tebal di jalan tol Delhi–Agra
Lalu lintas bergerak di tengah kabut asap tebal di pagi hari di New Delhi, India, Senin, 15 Desember 2025. / AP

Sedikitnya empat orang tewas dan sekitar 25 lainnya luka-luka dalam kecelakaan besar di jalan tol Delhi-Agra di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, pada Selasa dini hari setelah tujuh bus dan beberapa mobil bertabrakan dalam kabut tebal dan kondisi visibilitas rendah, memicu tabrakan beruntun yang melibatkan banyak kendaraan, lapor media India.

Kecelakaan terjadi di distrik Mathura dan melibatkan beberapa bus serta mobil di Yamuna Expressway yang berkecepatan tinggi, menghubungkan ibu kota Delhi dengan kota Agra. Menurut laporan awal, tujuh bus dan beberapa mobil bertabrakan di tengah visibilitas yang sangat buruk, sehingga beberapa kendaraan terbakar.

Petugas darurat, termasuk regu pemadam kebakaran dan ambulans, dikerahkan ke lokasi. Para korban luka dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk menjalani perawatan.

Senior Superintendent Polisi (SSP) Shlok Kumar memastikan rincian kecelakaan itu, dan mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan hampir selesai, serta upaya sedang dilakukan untuk membersihkan jalan tol yang terblokir dan mengangkut penumpang yang terdampar.

Chandra Prakash Singh, magistrat distrik Mathura, menyebut insiden itu "sangat disayangkan" dan memberikan pembaruan tentang upaya bantuan. Ia menegaskan bahwa meskipun penyebab tabrakan beruntun — yang diperburuk oleh kabut tebal — akan diselidiki kemudian, prioritas saat ini tetap pada pekerjaan bantuan dan memastikan korban luka menerima perawatan terbaik yang tersedia.

Kabut tebal dan visibilitas rendah umum terjadi di beberapa bagian India utara pada musim ini, dan pejabat sebelumnya telah memperingatkan pengemudi agar mengurangi kecepatan dan menggunakan lampu kabut saat melakukan perjalanan di jalan raya utama.

TerkaitTRT Indonesia - New Delhi tertutup oleh kabut beracun yang mencapai tingkat berbahaya
SUMBER:TRT World