Presiden Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (5/10).
Kepala Pusat Pembinaan Mental TNI Brigadir Jenderal Chandra Adibrata mengatakan Prabowo juga dijadwalkan hadir dalam gladi bersih sebelum peringatan tersebut. Namun, kehadiran Presiden masih akan disesuaikan dengan agenda kenegaraannya.
“Rencananya datang,” kata Chandra di Mabes TNI, pada Kamis (1/10).
Peringatan tahun ini akan digelar secara sederhana dan hanya mencakup parade. Tidak seperti perayaan sebelumnya, TNI tidak akan menggelar demonstrasi maupun defile pasukan.
Lokasi puncak peringatan juga mengalami perubahan. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan acara yang sebelumnya direncanakan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dipindahkan ke Mabes TNI di Cilangkap.
Perubahan tersebut dilakukan karena TNI ingin menjadikan peringatan tahun ini sebagai kegiatan internal. Meski demikian, sejumlah pelajar dari beberapa sekolah tetap akan diundang untuk mengikuti perayaan tersebut.
TNI sebelumnya menyiapkan rangkaian kegiatan yang lebih besar di Monas, termasuk parade dan pesta rakyat yang dapat dihadiri masyarakat secara langsung. Rencana tersebut kemudian dibatalkan karena banyak prajurit masih menjalankan tugas penanganan bencana di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas sebelumnya menyatakan perubahan lokasi tetap mempertahankan kekhidmatan dan makna peringatan HUT TNI.
“Karena banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,” ujar Nas.



























