Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Muhammad Anis Matta melakukan kunjungan kerja ke Laos pada Senin (20/4) untuk memperkuat hubungan bilateral serta membahas sejumlah isu strategis di kawasan Asia Tenggara.
Dalam kunjungan tersebut, Anis bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Laos Anouparb Vongnorkeo di Vientiane. Kedua negara membahas langkah-langkah konkret untuk mempererat kerja sama Indonesia–Laos, termasuk rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Laos ke Jakarta dalam waktu dekat.
Salah satu fokus utama pembicaraan adalah upaya menghidupkan kembali mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) yang sebelumnya tertunda. Kedua negara juga menyoroti momentum peringatan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2027 sebagai peluang untuk memperluas kerja sama yang lebih substansial.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri RI, seluruh rangkaian agenda berlangsung dalam suasana konstruktif dan produktif, menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor, baik pada tingkat pemerintah maupun masyarakat.
Selain isu diplomatik, pembahasan turut mencakup penguatan kolaborasi di sektor ekonomi, investasi, pariwisata, dan kebudayaan. Kedua pihak juga menekankan pentingnya koordinasi yang lebih erat dalam merespons dinamika regional yang terus berkembang.
Selama berada di Laos, Anis juga menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Keamanan Publik Laos Vanthong Kongmany, Wakil Presiden Lao Front for National Development Lao Pao Song Navongxay, serta Presiden Organisasi Islam Laos Somboune Khan.
Pertemuan tersebut membahas kerja sama di bidang politik dan keamanan, penguatan hubungan antarmasyarakat, serta pentingnya dialog lintas agama dalam menjaga toleransi dan stabilitas sosial.

















