DUNIA
2 menit membaca
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyindir negara tetangga yang kerap menghina Indonesia terkait kabut asap karhutla. Pemerintah berjanji akan menindak tegas serta mencabut izin perusahaan yang terlibat "terorisme lingkungan".
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato di parlemen. Foto: Reuters

Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara menanggapi kritikan keras dari negara-negara tetangga terkait bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu krisis kabut asap lintas batas. Dalam rapat kabinet pada Rabu (21/10), Prabowo secara tegas menyindir pihak-pihak luar yang kerap memojokkan Indonesia.

"Mengenai negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, jika saatnya tiba, kita akan buka perusahaan-perusahaan yang terlibat," ujar Prabowo. Ia menegaskan bahwa krisis asap ini tidak lepas dari tanggung jawab korporasi nakal, meski ia tidak menyebutkan secara spesifik nama negara maupun perusahaan yang dimaksud.

Berdasarkan data Nusantara Atlas, lembaga pemantau independen berbasis data satelit, karhutla di Indonesia telah menghanguskan lebih dari 1,9 juta hektare lahan sepanjang Januari hingga September tahun ini. Pekatnya kabut asap tak hanya melonjakkan polusi udara ke tingkat berbahaya di dalam negeri, tetapi juga menyelimuti wilayah Malaysia, Singapura, hingga Timor Leste. Kondisi ini membuat blok regional ASEAN menggelar pertemuan khusus untuk membahas penanganan krisis.

Meskipun secara diplomatik para pemimpin negara tetangga menawarkan bantuan tanpa melontarkan kritik terbuka, tekanan publik di kawasan terus meningkat. Pekan lalu, seorang anggota parlemen Malaysia bahkan menyerukan agar Indonesia diperlakukan sebagai "negara terbuang" (outcast) di kawasan.

"Indonesia adalah bangsa yang sopan dan sabar. Negara kita sering dihina, tetapi percayalah, bangsa kita tidak ingin terus-menerus dihina," tegas Presiden.

Prabowo juga menginstruksikan pengusutan tuntas terhadap penyebab karhutla yang diyakininya bukan murni akibat faktor alam semata. Kebakaran tahun ini makin parah akibat fenomena cuaca El Nino yang memicu kekeringan ekstrem, ditambah maraknya praktik pembakaran lahan (slash-and-burn) di kawasan hutan dan lahan gambut.

"Saya meminta Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Kehutanan, dengan dukungan TNI serta lembaga intelijen, untuk melakukan penyelidikan," instruksinya. "Masyarakat juga telah menangkap sejumlah oknum yang sengaja membakar lahan—ini adalah tindakan yang dapat kita kategorikan sebagai terorisme lingkungan."

Presiden yang genap dua tahun menjabat pada Selasa kemarin menilai aksi pembakaran lahan secara sengaja merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan karena mengancam kesehatan jutaan rakyat. Pemerintah berjanji akan mengambil langkah drastis dengan mencabut seluruh izin usaha korporasi yang terbukti melanggar hukum.

TerkaitTRT Indonesia - Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi