BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Harga minyak mentah Indonesia naik 26,1 persen, tembus $112,81 per barel
Situasi keamanan dan terhambatnya upaya diplomatik di Timur Tengah, khususnya dalam konflik yang melibatkan AS dan Iran. Volume ekspor minyak mentah yang melintasi Selat Hormuz sempat merosot hingga 28 persen dibandingkan Juli 2026.
Harga minyak mentah Indonesia naik 26,1 persen, tembus $112,81 per barel
ICP bertambah $23,38 per barel dari posisi Agustus yang tercatat sebesar $89,43. / Dok. Pertamina Patra Niaga

Rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) mencapai $112,81 per barel pada September 2026, meningkat 26,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik Amerika Serikat (AS)-Iran, serta ancaman terhadap kelancaran pasokan minyak dunia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman menyampaikan bahwa ICP bertambah $23,38 per barel dari posisi Agustus yang tercatat sebesar $89,43.

Penetapan harga tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 395.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan September 2026.

Situasi keamanan dan terhambatnya upaya diplomatik di Timur Tengah, khususnya dalam konflik yang melibatkan AS dan Iran, turut meningkatkan risiko pelayaran di Selat Hormuz.

Volume ekspor minyak mentah yang melintasi Selat Hormuz sempat merosot hingga 28 persen dibandingkan Juli 2026. Tekanan terhadap pasokan juga bertambah setelah serangan terhadap fasilitas energi di kawasan tersebut mendorong Arab Saudi menghentikan sementara operasi Pipa East-West sebagai tindakan pencegahan. Pipa itu memiliki kapasitas pengaliran mencapai 7 juta barel per hari.

Faktor lain yang memperketat pasokan global mencakup penundaan kuota produksi oleh OPEC+ serta serangan berkelanjutan terhadap kilang dan terminal ekspor minyak di Rusia maupun kawasan Laut Merah.

Laode menambahkan, kenaikan ICP sejalan dengan penguatan sejumlah harga minyak acuan internasional sepanjang September. Harga Brent di pasar ICE naik $13,94 menjadi $102,02 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) di pasar Nymex bertambah $13,24 menjadi $95,69 per barel.

Meski mencatat lonjakan pada September, harga ICP untuk Oktober 2026 diperkirakan mulai turun ke kisaran $98–103 per barel, meskipun masih berada pada level tinggi.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak internasional untuk menentukan kebijakan yang diperlukan guna mempertahankan ketahanan energi Indonesia.

ICP menjadi salah satu acuan dalam menghitung penerimaan negara dari kegiatan hulu minyak dan gas bumi serta menyusun asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

TerkaitTRT Indonesia - Pemerintah pertahankan harga Pertalite meski harga minyak dunia capai $107
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Filipina dorong interkoneksi listrik empat negara ASEAN di tengah ancaman krisis energi
Indonesia resmikan 11 proyek hilirisasi nikel, ekspor perdana baterai EV dimulai
Danantara gabungkan 23 kawasan industri BUMN untuk dorong daya saing investasi
Prabowo tegaskan komitmen lindungi investasi terutama industri nikel dan aluminium Indonesia
Patuhi regulasi perlindungan anak, TikTok nonaktifkan 9 juta akun anak di bawah umur
Pertemuan ke-44 ASEAN Ministers on Energy Meeting, ASEAN perkuat kerja sama energi regional
Indonesia bidik investasi Rp13.000 triliun demi wujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen
Kawasan industri pelat merah bakal gratiskan biaya sewa lahan demi tarik investasi
Danantara suntik US$250 juta ke produsen migas AS HighPeak Energy
IHSG melemah ikuti tekanan bursa Asia, indeks berpeluang menguat ke level 6.280
Surplus perdagangan Indonesia capai Rp129,76 triliun hingga Agustus 2026
Kadin dorong Indonesia manfaatkan investasi global $2,3 triliun untuk transisi energi hijau
OJK: Transaksi aset kripto Indonesia naik 12,87 persen pada Agustus 2026
OJK catat stabilitas keuangan Indonesia terjaga meski tekanan global meningkat
Indonesia dorong ekspansi dagang ke Amerika Latin lewat INA-LAC 2026 di Chili
Pemulihan tambang Grasberg berlanjut, Freeport targetkan 80 persen kapasitas pada 2027
Indonesia dan AS perkuat kerja sama pengembangan logam tanah jarang
MRT Jakarta jajaki investasi kawasan Glodok bersama mitra Singapura
Inflasi September 3,28 persen, BI optimistis harga tetap terkendali hingga 2027
Indonesia dan China percepat persiapan IDC-CEPA, perkuat ekonomi hijau dan kerja sama AI