BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Kemenperin dan Rusia petakan lima sektor prioritas untuk perkuat kerja sama industri bilateral
Indonesia membuka peluang bagi perusahaan Rusia untuk mengembangkan komponen industri dan peralatan kereta api, membangun fasilitas perakitan lokal, serta memperluas layanan pemeliharaan dan perbaikan.
Kemenperin dan Rusia petakan lima sektor prioritas untuk perkuat kerja sama industri bilateral
Kedua negara berpeluang mengembangkan kapal penangkap ikan modern yang dilengkapi fasilitas pengolahan hasil laut. / Dok. Kemenperin RI

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyatakan Indonesia menjajaki kerja sama industri dengan Rusia, terutama dalam pengembangan kapal penangkap ikan modern dan teknologi informasi (IT), guna memperkuat kapasitas industri nasional dan daya saing manufaktur.

Peluang tersebut dibahas dalam pertemuan Sarmuji dengan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Alexey Gruzdev di Jakarta, Kamis (15/10). Penjajakan ini menindaklanjuti kesepahaman Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin saat bertemu di Vladivostok pada 3 September 2026.

“Ada beberapa penawaran yang diajukan, termasuk di bidang perkapalan, mereka menawarkan kerja sama kapal ikan. Mereka punya teknologi dan keahlian yang mungkin bisa kita kerjasamakan. Selain itu, juga ada di bidang IT yang mereka tawarkan,” ujar Sarmuji.

Kedua negara berpeluang mengembangkan kapal penangkap ikan modern yang dilengkapi fasilitas pengolahan hasil laut.

Kerja sama juga dapat melibatkan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) dan perusahaan Rusia, Ak Bars, dalam pengembangan galangan kapal, desain, produksi komponen, serta pemeliharaan dan perbaikan kapal.

Lima sektor potensial

Sarmuji menyebut lima sektor potensial untuk kolaborasi, yakni permesinan dan rekayasa, peralatan perkeretaapian, telekomunikasi dan teknologi digital, pupuk dan bahan kimia, serta perkapalan.

Di bidang permesinan, Indonesia membuka peluang bagi perusahaan Rusia untuk mengembangkan komponen industri dan peralatan kereta api, membangun fasilitas perakitan lokal, serta memperluas layanan pemeliharaan dan perbaikan.

Sementara itu, sektor telekomunikasi dan teknologi digital berpeluang mencakup pengembangan perangkat telekomunikasi, sistem serat optik, digitalisasi manufaktur, dan otomasi industri.

Indonesia juga mengekspor mesin dan peralatan mekanis, karet dan produk turunannya, makanan olahan, bahan kimia lainnya, alas kaki, serta produk kayu ke Rusia.

Pada 2025, impor Indonesia dari Rusia didominasi bahan bakar mineral dan minyak senilai $1,76 miliar, diikuti pupuk sebesar $697,96 juta serta besi dan baja senilai $268,70 juta.

Untuk mendorong realisasi kemitraan, Kementerian Perindustrian mengusulkan penentuan proyek industri prioritas yang berpeluang kuat untuk dilaksanakan. Sarmuji berharap keanggotaan kedua negara dalam BRICS turut mempererat hubungan bilateral dan membuka lebih banyak peluang investasi serta kerja sama industri.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia-Rusia perkuat kerja sama teknik militer dan pengembangan industri pertahanan
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia targetkan potensi ekspor $60,5 miliar di empat pasar utama
Indonesia dan Yunani gelar pertemuan JCEC perdana, perluas perdagangan dan investasi bilateral
IMF proyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen di tengah tekanan global
Emas dunia turun ke $4.168, rupiah melemah dan IHSG mendekati level 5.900
OJK beri peringatan keras soal risiko aset digital dan AI terhadap stabilitas perbankan
Gubernur BI beberkan strategi jaga rupiah dan kurangi ketergantungan dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia naik 26,1 persen, tembus $112,81 per barel
Eni lepas porsi saham di blok migas Indonesia ke Pertamina dan Medco Energi
IsDB siapkan strategi kemitraan $2,56 miliar untuk dukung transformasi ekonomi Indonesia
Filipina dorong interkoneksi listrik empat negara ASEAN di tengah ancaman krisis energi
Indonesia resmikan 11 proyek hilirisasi nikel, ekspor perdana baterai EV dimulai
Danantara gabungkan 23 kawasan industri BUMN untuk dorong daya saing investasi
Prabowo tegaskan komitmen lindungi investasi terutama industri nikel dan aluminium Indonesia
Patuhi regulasi perlindungan anak, TikTok nonaktifkan 9 juta akun anak di bawah umur
Pertemuan ke-44 ASEAN Ministers on Energy Meeting, ASEAN perkuat kerja sama energi regional
Indonesia bidik investasi Rp13.000 triliun demi wujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen
Kawasan industri pelat merah bakal gratiskan biaya sewa lahan demi tarik investasi
Danantara suntik US$250 juta ke produsen migas AS HighPeak Energy
IHSG melemah ikuti tekanan bursa Asia, indeks berpeluang menguat ke level 6.280
Surplus perdagangan Indonesia capai Rp129,76 triliun hingga Agustus 2026