IKLIM
2 menit membaca
Status Gunung Sinabung naik ke Level III Siaga, 21 penerbangan di Kualanamu dibatalkan
Aktivitas vulkanis Gunung Sinabung meningkat ke Level III (Siaga), memicu evakuasi ratusan warga Karo dan pembatalan sedikitnya 21 penerbangan di Bandara Kualanamu.
Status Gunung Sinabung naik ke Level III Siaga, 21 penerbangan di Kualanamu dibatalkan
Gunung Sinabung meletus dan menyemburkan abu setinggi 3,5 kilometer ke langit. / َAA

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menginstruksikan percepatan evakuasi warga dari zona bahaya menyusul naiknya status aktivitas vulkanis Gunung Sinabung di Kabupaten Karo dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga).

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan keselamatan jiwa masyarakat menjadi prioritas utama yang harus didahulukan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah dan aparat gabungan.

"Menyelamatkan nyawa harus menjadi yang utama," ujar Bobby usai memimpin rapat koordinasi darurat di Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Kabupaten Karo, Selasa (1/9), dikutip dari Antara.

Evakuasi Warga dan Ancaman Erupsi

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan radius bahaya sejauh 3 kilometer dari puncak, dengan perluasan sektoral hingga 6 kilometer ke arah tenggara.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra menjelaskan, deteksi titik panas menunjukkan lava telah mencapai permukaan. Kondisi tersebut memicu tekanan internal yang berisiko menjebol kubah lava lama dan memicu erupsi lebih besar.

Fokus evakuasi saat ini menyasar 140 kepala keluarga atau sekitar 684 jiwa di Desa Kuta Tengah yang terkepung zona merah. Sebanyak 843 personel gabungan diterjunkan, sementara aktivitas belajar di sejumlah sekolah dalam radius 6 kilometer turut diliburkan.

21 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan

Sebaran abu vulkanik Gunung Sinabung berdampak langsung pada operasional penerbangan di Sumatera Utara. PT Angkasa Pura Aviasi mencatat sedikitnya 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, terpaksa dibatalkan.

AirNav Indonesia bahkan sempat menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) A3250/26 terkait penutupan sementara operasional Bandara Kualanamu pada Selasa (1/9) pukul 10.50 hingga 12.45 WIB guna memastikan keselamatan penerbangan.

"Data awal menunjukkan ada 21 penerbangan dari dan menuju Kualanamu yang dibatalkan, sementara yang lainnya mengalami penundaan dan penyesuaian jadwal," ujar Plt. Direktur Operasi dan Layanan PT Angkasa Pura Aviasi Dedy Sri Cahyono, dikutip dari Antara, Rabu (2/9).

Dampak erupsi juga dirasakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Pihak pengelola mencatat 15 jadwal penerbangan rute Soetta–Kualanamu maupun sebaliknya dibatalkan serta 14 penerbangan lain mengalami delay.

Otoritas bandara mengimbau seluruh calon penumpang rute domestik maupun internasional dari dan menuju Kualanamu untuk terus memantau status keberangkatan secara berkala melalui kanal resmi maskapai masing-masing.

TerkaitTRT Indonesia - Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, dua desa di Karo dievakuasi
SUMBER:TRT Indonesia