PERANG GAZA
2 menit membaca
Kemlu: Indonesia siap hentikan misi Gaza jika melanggar kebijakan luar negeri
Pemerintah Indonesia juga kembali menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk perubahan demografi, pemindahan, atau relokasi paksa rakyat Palestina.
Kemlu: Indonesia siap hentikan misi Gaza jika melanggar kebijakan luar negeri
Kemlu menekankan bahwa personel Indonesia tidak akan dilibatkan dalam operasi tempur ataupun konfrontasi dengan pihak bersenjata mana pun. / BPMI Setpres RI

Indonesia menegaskan kesiapannya untuk menarik diri dari misi keamanan internasional di Gaza apabila pelaksanaannya tidak lagi sejalan dengan kebijakan luar negeri Jakarta yang pro-Palestina. 

Hal ini disampaikan Kementerian Luar Negeri RI seiring persiapan pengerahan personel untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF), pasukan multinasional yang diusulkan Presiden AS Donald Trump guna menjaga stabilitas di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu, Kemlu menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia sepenuhnya berada di bawah kendali nasional dan berlandaskan mandat Dewan Keamanan PBB Resolusi 2803 (2025), politik luar negeri bebas-aktif, serta hukum internasional. Pemerintah menegaskan bahwa mandat yang diemban bersifat kemanusiaan dan non-tempur.

“Ruang lingkup tugas personel Indonesia bersifat terbatas dan spesifik, sesuai mandat dan national caveats tegas dan mengikat yang ditetapkan Pemerintah Indonesia dan disepakati dengan ISF,” demikian pernyataan Kemlu.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia tegaskan komitmen perdamaian Gaza dengan Solusi Dua Negara

Perlindungan warga sipil

Kemlu menekankan bahwa personel Indonesia tidak akan dilibatkan dalam operasi tempur ataupun konfrontasi dengan pihak bersenjata mana pun, termasuk kelompok militan di Gaza. Penggunaan kekuatan hanya diperbolehkan untuk membela diri dan menjaga mandat, dilakukan secara proporsional dan sebagai langkah terakhir sesuai hukum internasional serta aturan pelibatan.

Tugas utama pasukan Indonesia difokuskan pada perlindungan warga sipil, penyaluran bantuan kemanusiaan dan kesehatan, rekonstruksi, serta pelatihan dan penguatan kapasitas Kepolisian Palestina. 

Pemerintah Indonesia juga kembali menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk perubahan demografi, pemindahan, atau relokasi paksa rakyat Palestina. Keikutsertaan dalam ISF, menurut Kemlu, tidak dapat diartikan sebagai pengakuan atau normalisasi hubungan politik dengan pihak mana pun, termasuk Israel, yang hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Jakarta.

Melalui langkah ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara, sekaligus memastikan bahwa setiap keterlibatan militernya di luar negeri tetap berlandaskan mandat kemanusiaan dan prinsip kedaulatan.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia siapkan 8.000 prajurit untuk misi penjaga perdamaian di Gaza
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia kembali tekankan kemerdekaan Palestina saat 9 WNI aktivis GSF tiba di Tanah Air
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
Pemerintah RI dampingi pemulangan 9 WNI aktivis GSF dari Türkiye setelah ditahan Israel
Indonesia kutuk tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0
AS mengancam akan mencabut visa delegasi PBB Palestina: laporan
Indonesia koordinasi dengan Türkiye, Mesir, dan Yordania untuk bebaskan 9 WNI ditahan Israel
Indonesia kecam keras perlakuan tidak manusiawi Israel terhadap aktivis GSF
Ben-Gvir unggah video aktivis flotilla yang dipaksa berlutut, Italia panggil dubes Israel
Indonesia perkuat upaya diplomatik lindungi 9 WNI yang ditahan Israel
Ratusan aktivis Global Sumud termasuk sembilan WNI yang 'diculik' dibawa ke Israel
Israel terus serang armada Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza
Israel menyita semua kapal dalam konvoi yang menuju Gaza, PBB menyatakan keprihatinan
Israel menyita sekitar 40 kapal dari armada Global Sumud yang menuju Gaza
Indonesia pertimbangkan tindakan hukum atas penculikan WNI oleh Israel di konvoi bantuan Gaza
Indonesia akan mengambil tindakan hukum terhadap Israel terkait aktivis GSF yang ditahan
9 WNI aktivis GSF 'diculik' oleh Israel, Kemlu RI terus berupaya pastikan keselamatan
Sembilan WNI dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla ditahan Israel