ASIA
1 menit membaca
Filipina gelar latihan militer multilateral terbesar dalam sejarah
Filipina memulai Latihan SALAKNIB, latihan militer multilateral terbesar dalam sejarah negara itu, melibatkan 7.000 pasukan dari Filipina, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.
Filipina gelar latihan militer multilateral terbesar dalam sejarah
Filipina, AS, Jepang, dan Australia gelar Latihan Salaknib 2026 untuk perkuat keamanan kawasan. Foto: X/ USEmbassyPH
5 jam yang lalu

Latihan dimulai pada 6 April 2026 di Benteng Ramon Magsaysay, Kota Palayan, provinsi Nueva Ecija. Mayjen Efren Morados, Wakil Komandan Angkatan Darat Filipina, membuka kegiatan dengan pidato menekankan pentingnya aliansi militer.

"Latihan ini bukan hanya soal kemampuan tempur, tapi juga membangun kerja sama strategis di kawasan," ujar Morados. Menurutnya, SALAKNIB memberi kesempatan bagi personel untuk bertukar praktik terbaik dan belajar dari pengalaman pasukan asing.

SALAKNIB rutin digelar sejak 2015 antara Filipina dan Amerika Serikat sebagai bagian dari Perjanjian Pertahanan Bersama. Tahun ini menjadi momen penting karena Pasukan Bela Diri Darat Jepang dan Angkatan Darat Australia bergabung untuk pertama kalinya, baik sebagai peserta aktif maupun pengamat.

Latihan dibagi dua fase. Fase pertama berlangsung hingga 17 April, sementara fase kedua dijadwalkan Mei hingga Juni 2026. Kegiatan mencakup pertahanan maritim dan teritorial, operasi gabungan senjata, operasi amfibi, serta bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini bertujuan memperkuat diplomasi militer dan membangun interoperabilitas pasukan dari berbagai negara. Menurut Angkatan Bersenjata Filipina, keterlibatan Jepang dan Australia memberi wawasan baru bagi pasukan Filipina menghadapi tantangan regional.

Latihan SALAKNIB juga menjadi sinyal bahwa Filipina aktif memperkuat pertahanan nasional sekaligus menjaga stabilitas regional melalui kerja sama multilateral.

TerkaitTRT Indonesia - Militer Filipina dan AS memulai latihan gabungan 'Balikatan' di tengah ketegangan dengan China
SUMBER:TRT Indonesia