ASIA
2 menit membaca
Aktivitas sesar Tarera Aiduna picu gempa M4,8 di Kaimana Papua Barat
Getaran juga dirasakan ke sejumlah wilayah lain, termasuk Rasiei, Dobo, Bintuni, dan Nabire, dengan intensitas II MMI. Pada tingkat tersebut, gempa dirasakan oleh sebagian orang dan membuat benda ringan yang tergantung bergoyang.
Aktivitas sesar Tarera Aiduna picu gempa M4,8 di Kaimana Papua Barat
Getaran juga dirasakan ke sejumlah wilayah lain, termasuk Rasiei, Dobo, Bintuni, dan Nabire, dengan intensitas II MMI. / Dok. BMKG

Gempa tektonik bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kaimana, Papua Barat, pada Selasa dini hari, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan peristiwa tersebut tidak memicu potensi tsunami.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan pusat gempa berada di laut, sekitar 50 kilometer di tenggara Kaimana, pada kedalaman 24 kilometer. Gempa terjadi pada pukul 05.03 WIB dengan koordinat 4,01 derajat Lintang Selatan dan 134,00 derajat Bujur Timur.

Menurut BMKG, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Tarera Aiduna. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar bersifat geser atau strike-slip.

“Berdasarkan hasil pemodelan matematis, gempa ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” kata Wijayanto dalam keterangan resmi.

Guncangan paling kuat dirasakan di Kaimana dengan intensitas IV hingga V MMI, yang menyebabkan hampir seluruh warga merasakan getaran dan sebagian besar terbangun dari tidur. Di Kota Kaimana, intensitas tercatat pada level III hingga IV MMI.

Getaran juga dirasakan ke sejumlah wilayah lain, termasuk Rasiei, Dobo, Bintuni, dan Nabire, dengan intensitas II MMI. Pada tingkat tersebut, gempa dirasakan oleh sebagian orang dan membuat benda ringan yang tergantung bergoyang.

Hingga Selasa pagi, BMKG menyatakan belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun fasilitas umum akibat gempa tersebut. Sistem pemantauan BMKG juga belum mendeteksi adanya gempa susulan.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan setelah guncangan terjadi.

TerkaitTRT Indonesia - Gempa M5,8 guncang Laut Maluku, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Semeru erupsi tiga kali hari ini, kolom abu capai 1.000 meter di Jawa Timur
Satu bulan karhutla di Kalbar, enam orangutan kembali dievakuasi dari kebun warga
Indonesia, Malaysia, Thailand sepakati prioritas ekonomi IMT-GT hingga tahun 2031
FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan, Indonesia dan Hong Kong jadi tuan rumah perdana
Presiden Prabowo instruksikan 11 kapal TNI AL cari rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Pemprov Kalbar perpanjang status darurat asap akibat karhutla hingga 20 September
Infeksi pernapasan akibat asap karhutla melonjak, 113 ribu lebih kasus dalam sepekan
Kementerian LH dan DPD perkuat penegakan hukum lingkungan hingga pengelolaan sampah nasional
Jepang kirim helikopter Chinook bantu padamkan karhutla di Indonesia pekan ini
5 jurnalis hilang kontak saat liput erupsi Anak Krakatau di Selat Sunda
Seluruh bandara kembali beroperasi usai erupsi Anak Krakatau, 8 orang dilaporkan hilang
BGN tutup sementara 1.999 dapur MBG, perketat standar keamanan pangan
Gunung Semeru kembali erupsi, PVMBG waspadai awan panas dan lahar
SAR perluas pencarian 5 jurnalis yang hilang di perairan Anak Krakatau
Musim karhutla Indonesia uji respons ASEAN hadapi kabut asap lintas batas
Pertumbuhan ekonomi RI tetap sesuai target, Menkeu Purbaya siapkan anggaran penanganan bencana
Presiden Prabowo instruksikan penambahan anggaran dan perkuat mitigasi bencana
Pemerintah perpanjang bansos beras hingga Desember untuk 33 juta keluarga
Polisi Indonesia-Malaysia perkuat koordinasi intelijen menekan jaringan narkotika lintas batas
Kejagung tetapkan Toba Pulp Lestari (PT. TPL) tersangka, kerugian pajak capai Rp2 triliun