BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Malaysia berencana bangun jembatan penghubung Riau-Melaka
Pemerintah negara bagian Melaka, Malaysia, berencana membangun jembatan yang menghubungkan wilayahnya dengan Indonesia di Provinsi Riau. Proyek ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi Melaka, meski menuai pertanyaan soal kelayakan dan pembiayaan.
Malaysia berencana bangun jembatan penghubung Riau-Melaka
Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Malaysia. / Reuters

Ketua Menteri Melaka, Ab Rauf Yusoh, mengumumkan rencana pembangunan jembatan sepanjang lebih dari 47 kilometer dari Pantai Pengkalan Balak di Masjid Tanah, Melaka, menuju Indonesia.

Studi kelayakan akan dimulai Januari 2026, dengan biaya RM500.000 (sekitar Rp2 miliar) untuk perusahaan konsultan yang meneliti aspek teknis, ekonomi, dan logistik.

Rauf menilai jembatan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Melaka. Ia menambahkan, sekitar 5.000 hektar lahan di Masjid Tanah akan dikonversi menjadi kawasan industri baru yang mendukung proyek ini.

Namun, rencana tersebut mendapat sorotan dari pihak oposisi. Dr. Yadzil Yaakub, pemimpin oposisi Melaka, mempertanyakan kemampuan pemerintah negara bagian untuk membiayai proyek yang dianggap sangat besar ini.

Yadzil menilai pendapatan tahunan Melaka terbatas dan sebagian besar digunakan untuk operasional, sementara utang terhadap pemerintah federal dan pihak lain masih ada.

"Jika utang yang ada saja belum terkelola, bagaimana pemerintah dapat menanggung utang baru senilai miliaran ringgit?" ujarnya.

Ia juga mengingatkan risiko proyek, termasuk potensi biaya tol tinggi jika dibiayai melalui konsesi swasta. Yadzil menambahkan, wilayah Indonesia yang akan dihubungkan jembatan bukan pusat ekonomi utama, sehingga keuntungan bagi Melaka diperkirakan minimal.

Selain itu, Yadzil mengkhawatirkan dampak lingkungan proyek terhadap garis pantai dan menyoroti rekam jejak pemerintah negara bagian dalam proyek yang gagal di masa lalu. Ia menekankan bahwa jika proyek tidak berhasil, masyarakat akan menanggung kerugian.

TerkaitTRT Indonesia - Investor Malaysia dan China siap gelontorkan Rp62,3 triliun di Jawa Tengah
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Kementerian ESDM tawarkan 116 blok migas baru untuk tarik investor global
Risiko resesi dibawah 5 persen, Airlangga: Ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak global
Harga nikel dunia naik tajam, pembatasan kuota Indonesia jadi sorotan pasar
Gugatan Elon Musk vs Sam Altman mulai disidangkan, ini yang perlu Anda ketahui
300+ perusahaan percepat investasi dalam senjata nuklir saat konflik global meningkat — laporan
DeepSeek meluncurkan pembaruan yang telah lama dinantikan dari model AI-nya
Danantara Indonesia jajaki peluang investasi energi terbarukan senilai $30 miliar dengan Singapura
Redam dampak perang, Rusia sepakat pasok 150 juta barel minyak ke Indonesia
Produksi tambang Grasberg terhambat, saham Freeport-McMoRan anjlok 8 persen
Fitch: Indonesia tetap aman dari penurunan peringkat meski defisit jebol akibat perang Iran
BRIN–CERN tandatangani kerja sama riset dan teknologi
BI tahan suku bunga 4,75 persen, jaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi
Indonesia targetkan ekspor 1 juta ton pupuk ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil
Investasi Indonesia kuartal I 2026 naik, Jepang-Korsel janjikan Rp570 triliun
Indonesia tolak pinjaman IMF dan Bank Dunia, target pertumbuhan hingga 6 persen
Indonesia dan Singapura perkuat kemitraan investasi, fokus pada hilirisasi hingga energi
MSCI tunda evaluasi hingga Juni, pasar saham Indonesia masih dalam tekanan
Pemerintah jajaki investasi bioetanol ratusan juta dolar bersama Toyota
Apple tunjuk John Ternus sebagai CEO baru, Tim Cook beralih jadi ketua eksekutif
Indonesia dorong hilirisasi logam tanah jarang untuk industri teknologi