BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia targetkan ekspor nikel senilai $45 miliar pada 2026
Melalui peta jalan hilirisasi nasional, pemerintah menargetkan nilai hilirisasi mencapai $618 miliar pada 2040 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kemandirian nasional.
Indonesia targetkan ekspor nikel senilai $45 miliar pada 2026
Nilai ekspor nikel meningkat dari $3,3 miliar pada 2017 menjadi lebih dari $40 miliar pada 2025. / Reuters

Indonesia menargetkan ekspor produk nikel mencapai sedikitnya $45 miliar pada 2026 melalui percepatan hilirisasi dan pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik. Pemerintah berupaya meningkatkan nilai ekonomi mineral dengan memperluas pengolahan di dalam negeri.

Koordinator Kerja Sama dan Investasi Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Yan Abrar, mengatakan nilai ekspor nikel mencapai $25,96 miliar hingga Agustus 2026. Dalam Indonesia-Korea Energy Forum (IKEF) di Denpasar, Bali, Rabu (28/10), ia menyebut capaian tersebut hampir menyentuh $26 miliar.

Nilai ekspor nikel meningkat dari $3,3 miliar pada 2017 menjadi lebih dari $40 miliar pada 2025. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia juga menetapkan target minimal $45 miliar tahun ini, setara sekitar Rp805,5 triliun dengan asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS.

Bahlil menyebut larangan ekspor bijih nikel dan kewajiban pengolahan di dalam negeri mendorong peningkatan nilai ekspor. Nilainya naik dari $3,3 miliar pada 2017–2018 menjadi $34 miliar pada 2023.

Yan menjelaskan, nilai produk nikel meningkat seiring tahapan pengolahan. Nikel sulfat bernilai 11,4 kali lebih tinggi dibandingkan bijih mentah, prekursor nikel 19,4 kali, katoda nikel 37,5 kali, dan sel baterai mencapai 67,7 kali lipat.ö

Produk nikel kelas satu Indonesia juga telah mendapat pengakuan dari London Metal Exchange (LME), yang memperkuat daya saingnya di pasar global.

Pemerintah ingin membangun ekosistem industri terintegrasi dari pertambangan hingga produksi baterai. Bahlil menegaskan, hilirisasi juga mencakup sektor minyak dan gas, kehutanan, perikanan, serta pertanian agar Indonesia tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah.

Melalui peta jalan hilirisasi nasional, pemerintah menargetkan nilai hilirisasi mencapai $618 miliar pada 2040 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kemandirian nasional.

TerkaitTRT Indonesia - Cadangan nikel dan kobalt Indonesia tembus 800 miliar, hilirisasi dorong lonjakan nilai
SUMBER:TRT Indonesia