Inflasi Desember 2025 tercatat 2,92 persen, Aceh jadi yang tertinggi
Kenaikan harga secara tahunan pada akhir 2025 mencapai 2,92 persen, dengan inflasi tertinggi tercatat di Provinsi Aceh.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi year-on-year (y-on-y) pada Desember 2025 sebesar 2,92 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) pada periode tersebut tercatat berada di level 109,92.
Secara nasional, angka ini mencerminkan pergerakan harga barang dan jasa sepanjang 2025 yang masih relatif terkendali. Meski demikian, tekanan inflasi tetap bervariasi di tiap daerah, tergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di wilayah masing-masing.
Inflasi y-on-y tertinggi di tingkat provinsi tercatat di Aceh, yakni sebesar 6,71 persen dengan IHK 114,40. Angka ini jauh berada di atas rata-rata nasional.
Sebaliknya, inflasi terendah di tingkat provinsi terjadi di Sulawesi Utara sebesar 1,23 persen dengan IHK 108,60. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan kenaikan harga yang lebih moderat dibandingkan daerah lain.
Di tingkat kabupaten dan kota, inflasi tahunan paling tinggi tercatat di Kota Gunungsitoli. Pada Desember 2025, inflasi di wilayah tersebut mencapai 10,84 persen dengan IHK 119,24.
Sementara itu, Maumere dan Kabupaten Minahasa Utara menjadi daerah dengan inflasi terendah. Keduanya mencatat inflasi sebesar 0,38 persen, masing-masing dengan IHK 109,62 dan 111,03.
BPS juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) pada Desember 2025 sebesar 0,64 persen. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya IHK dari 109,22 pada November 2025 menjadi 109,92 pada Desember 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS menjelaskan, inflasi bulanan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang akhir tahun.
Sepanjang 2025, BPS mencatat emas perhiasan menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar. Kenaikan harga emas perhiasan berkontribusi signifikan terhadap pergerakan inflasi, seiring dengan tingginya permintaan dan fluktuasi harga emas global.
Adapun inflasi sejak awal tahun hingga Desember 2025 (year-to-date/y-to-d) tercatat sebesar 2,92 persen. Angka ini menggambarkan akumulasi kenaikan harga barang dan jasa sepanjang 2025.
Untuk komponen inti, inflasi tahunan pada Desember 2025 tercatat sebesar 2,38 persen. Inflasi inti secara bulanan tercatat 0,20 persen, dengan inflasi y-to-d juga berada di level 2,38 persen.