IKLIM
2 menit membaca
BNPB: Hujan deras picu banjir di tiga provinsi, ribuan warga terdampak
Pihak BNPB juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat tingginya curah hujan yang masih berpotensi berlanjut di sejumlah wilayah.
BNPB: Hujan deras picu banjir di tiga provinsi, ribuan warga terdampak
BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi ancaman bencana. / Arsip AA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam 24 jam terakhir memicu banjir di tiga provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Peristiwa ini menyebabkan ribuan rumah warga serta fasilitas umum terdampak, bahkan sebagian warga harus mengungsi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resmi pada Selasa (19/5) menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya sejumlah aliran sungai setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah terdampak.

Di Sulawesi Tengah, banjir tercatat melanda Desa Tuladenggi Pantai, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong pada Senin (18/5). Sedikitnya 66 warga terdampak, dengan 66 rumah, satu fasilitas kesehatan, satu tempat ibadah, dan satu fasilitas umum ikut terendam.

Sementara itu, di Kalimantan Selatan, banjir terjadi di dua wilayah, yakni Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Tengah. Di Tapin, 155 rumah di Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan terendam air dan berdampak pada 589 jiwa. Adapun di Hulu Sungai Tengah, banjir merendam tiga kecamatan dengan total kerusakan mencapai 2.489 rumah, 12 fasilitas ibadah, 13 fasilitas pendidikan, serta 15 kantor pemerintahan, dengan ketinggian air antara 10 hingga 60 sentimeter.

Di Pulau Jawa, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat juga terdampak banjir akibat luapan sungai yang masuk ke permukiman warga di beberapa kecamatan. Sebanyak 1.363 rumah terendam dan 5.139 warga terdampak, termasuk 30 orang yang sempat mengungsi ke rumah kerabat.

BNPB mencatat kondisi di sebagian wilayah seperti Parigi Moutong dan Cirebon mulai menunjukkan penurunan debit air, meski tim BPBD masih siaga melakukan penanganan darurat, asesmen cepat, dan evakuasi warga.

Pihak BNPB juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat tingginya curah hujan yang masih berpotensi berlanjut di sejumlah wilayah.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta aktif memantau kondisi air dan segera melakukan evakuasi mandiri apabila hujan deras berlangsung lama, demi menghindari risiko yang lebih besar.

TerkaitTRT Indonesia - Banjir dan longsor landa Tanah Datar, lima rumah dan jembatan hanyut
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Kabut asap pekat lumpuhkan penerbangan di Riau dan picu udara tidak sehat di Malaysia
Imbas kabut asap Indonesia, Singapura jadi kota paling berpolusi di dunia
Gempa magnitudo 5,2 guncang Lombok Barat, BMKG sebut akibat deformasi batuan
Walhi dan Greenpeace ingatkan Indonesia tetap waspada karhutla meski titik panas turun
Kabut asap karhutla Indonesia selimuti Malaysia dan Singapura, kualitas udara di level tidak sehat
Polusi PM2.5 tinggi, kualitas udara Jakarta terburuk keempat di dunia
Ahli: Indonesia punya peluang besar di COP31 Antalya, Türkiye
Air Waduk Karian surut, Desa Somang yang terendam kembali terlihat
Hujan turun, warga Pontianak bernapas lega lepas dari kabut asap karhutla
Musim kemarau picu kekeringan, warga dan lahan pertanian di Bekasi terdampak
Gunung Semeru erupsi enam kali, kolom abu capai 900 meter
AQI Jakarta capai 159, kebakaran hutan Indonesia perburuk kualitas udara di Asia Tenggara
BMKG perkirakan musim hujan di Indonesia mundur ke awal November akibat El Nino
Banjir bandang terjang Solok, satu orang dilaporkan hilang
Karhutla Indonesia berpotensi berlanjut hingga awal November – Kemenhut
BNPB siapkan 3 ton garam untuk operasi modifikasi cuaca atasi karhutla dan kabut asap di Kaltim
Kebakaran hutan terburuk dalam 11 tahun perparah krisis ISPA di Kalimantan
BPBD catat 2.676 karhutla di Sumsel hingga September, 15 daerah masuk zona merah
AQI Jakarta capai 158, kualitas udara masuk empat terburuk dunia
Pemantauan kabut asap tunjukkan dampak karhutla Indonesia di Asia Tenggara