BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia buka peluang ekspor listrik ke Singapura, Menteri ESDM tegaskan ketentuan harga
Pemerintah memastikan setiap kesepakatan perdagangan energi memberikan manfaat bagi kedua negara tanpa mengurangi kedaulatan Indonesia atas sumber daya nasional.
Indonesia buka peluang ekspor listrik ke Singapura, Menteri ESDM tegaskan ketentuan harga
Pembahasan ekspor listrik hijau ke Singapura menjadi bagian dari kerja sama transisi energi regional sejak pertengahan 2026. / Arsip Reuters

Indonesia masih membuka peluang ekspor listrik lintas negara, termasuk pasokan energi hijau ke Singapura. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kerja sama tersebut harus memenuhi ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah serta tidak mengesampingkan kebutuhan energi domestik.

Bahlil mengatakan pemerintah telah melakukan perhitungan terkait harga dasar ekspor listrik. Menurutnya, transaksi hanya dapat dilanjutkan apabila nilai jual yang ditawarkan memberikan keuntungan bagi Indonesia.

"Selama harganya cocok, ikuti harga kita, memungkinkan. Tetapi kalau harganya tidak cocok, kami akan memprioritaskan untuk kebutuhan di dalam negeri. Kita harus memenuhi dulu apa yang menjadi kebutuhan kita di domestik," ujar Bahlil dikutip oleh Antara.

Ia juga mengingatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) agar tidak terpengaruh lobi pihak asing yang menginginkan penurunan harga listrik. Menurut Bahlil, penentuan harga harus mengacu pada perhitungan dan proposal yang telah disusun Kementerian ESDM.

Pemerintah juga harus memastikan setiap kesepakatan perdagangan energi memberikan manfaat bagi kedua negara tanpa mengurangi kedaulatan Indonesia atas sumber daya nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Danantara untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas dengan Singapura dalam pertemuan bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Negara, Jakarta, pada 6 Juli 2026.

Prabowo saat itu menyebut kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar penting hubungan bilateral kedua negara, termasuk melalui perdagangan dan konektivitas di berbagai sektor.

Meski demikian, pada Senin (2/11), Bahlil kembali menyampaikan bahwa Indonesia belum berencana merealisasikan ekspor listrik dalam waktu dekat karena kebutuhan pasokan di dalam negeri masih harus dipenuhi terlebih dahulu.

Pembahasan ekspor listrik hijau ke Singapura menjadi bagian dari kerja sama transisi energi regional yang berkembang sejak pertengahan 2026. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada kesepakatan harga yang saling menguntungkan serta jaminan ketersediaan listrik bagi konsumen domestik.

TerkaitTRT Indonesia - Presiden Prabowo luncurkan PLTS 100 GWp, perkuat transisi energi nasional
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia dan Uzbekistan jajaki investasi ketahanan pangan dan ekonomi hijau
Kadin: Investasi domestik hampir Rp2.000 triliun, pengusaha lokal perkuat ketahanan ekonomi
Kemkomdigi dorong kerja sama digital dengan AS, fokus pada investasi dan pengembangan AI
MSCI pertimbangkan status Standalone Market, industri asuransi waspadai gejolak investasi
BI yakinkan investor gejolak pasar saham akibat peringatan MSCI bersifat sementara
Indonesia targetkan ekspor nikel senilai $45 miliar pada 2026
Fasilitas GSP berakhir Januari 2027, Indonesia percepat penandatanganan IEU-CEPA
Rupiah tertekan hingga Rp18.183 per dolar AS di tengah lonjakan harga minyak
Pemerintah bidik target kerja sama perdagangan AS senilai US$33 miliar
Uni Emirat Arab pasok 30 juta barel minyak ke tanah air untuk jamin ketahanan energi
Laba bersih BUMN melonjak 18,4 persen, Danantara sebut transformasi mulai berbuah hasil
Program bioetanol E50 Indonesia butuhkan pembangunan 320 pabrik baru
Indonesia-India luncurkan koridor teknologi kreatif, kembangkan AI dan pasar global
Indonesia perketat pengawasan bursa saham setelah peringatan MSCI
SKK Migas tawarkan investasi pengembangan 43 temuan migas di Indonesia
BI targetkan transaksi mata uang lokal tembus $55 miliar pada 2026
Uang beredar di Indonesia naik jadi Rp10.587 triliun per September 2026
Perjanjian dagang Indonesia-Kanada mulai berlaku 1 Desember 2026, buka peluang ekspor dan investasi
IHSG menguat, saham BUMN perbankan hingga tambang dorong pemulihan pasar
Bank Indonesia tahan suku bunga acuan di level 5,75 persen di tengah gejolak pasar