DUNIA
3 menit membaca
MotoGP Mandalika 2026 dimulai, Marquez dan Martin bersaing ketat raih gelar juara dunia
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan pengelolaan lebih dari 250 kebutuhan frekuensi radio serta empat BTS bergerak guna memperkuat jaringan telekomunikasi.
MotoGP Mandalika 2026 dimulai, Marquez dan Martin bersaing ketat raih gelar juara dunia
Persaingan MotoGP Indonesia 2026 resmi dimulai pada Jumat (9/10) di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah. / Reuters

Persaingan MotoGP Indonesia 2026 resmi dimulai pada Jumat (9/10) di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sorotan utama tertuju pada Marc Marquez yang berusaha merebut posisi teratas klasemen dari Jorge Martin setelah kemenangan di Jepang pekan lalu memangkas selisih poin keduanya menjadi hanya dua angka.

Marquez, pembalap Ducati Lenovo Team sekaligus juara bertahan, berada di posisi kedua klasemen dengan 331 poin. Sementara itu, Martin dari Aprilia Racing memimpin dengan 333 poin, disusul pembalap Italia Marco Bezzecchi di peringkat ketiga dengan 284 poin.

Dengan enam seri tersisa pada musim ini, Marquez bertekad terus menekan pesaingnya di setiap balapan.

“Saya akan berusaha menyerang di setiap sirkuit. Itulah target saya,” kata Marquez pada Kamis (8/10), menjelang Grand Prix Indonesia di Lombok.

Kemenangan Marquez di Sirkuit Motegi, Jepang, pada akhir pekan sebelumnya membuat persaingan gelar juara dunia semakin ketat. Hasil tersebut membantunya memangkas jarak dari Martin setelah kehilangan poin dalam balapan di Austria.

Di sisi lain, Martin mengaku semakin nyaman mengendarai motornya dan optimistis menghadapi seri Mandalika.

“Saya merasa percaya diri, bukan karena hasil yang saya raih, melainkan karena perasaan saya terhadap motor. Saya merasa semakin cepat. Sekarang, sepertinya kami sudah menemukan solusi untuk setiap masalah yang saya rasakan,” kata Martin.

TerkaitTRT Indonesia - MotoGP Mandalika berikan dampak ekonomi Rp4,96 triliun dalam lima tahun

Dukungan komunikasi disiapkan

Rangkaian Grand Prix Indonesia dimulai dengan sesi latihan bebas pertama (FP1) untuk tiga kelas balap. Moto3 membuka sesi pada pukul 09.00–09.35 WITA, disusul Moto2 pukul 09.50–10.30 WITA. Pembalap kelas utama MotoGP kemudian turun ke lintasan pada pukul 10.45–11.30 WITA.

Sesi pertama tersebut menjadi kesempatan bagi para pembalap untuk mengevaluasi kondisi lintasan dan menyesuaikan pengaturan motor sebelum melanjutkan agenda akhir pekan. Aktivitas latihan dijadwalkan berlanjut pada Jumat siang, dengan Moto3 mulai pukul 13.15 WITA, Moto2 pukul 14.05 WITA, dan MotoGP pukul 15.00 WITA.

Dua pembalap Indonesia juga menjadi perhatian dalam balapan kandang kali ini. Mario Suryo Aji akan berkompetisi di kelas Moto2, sementara Veda Pratama tampil di kelas Moto3. Kehadiran keduanya memberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di hadapan pendukung tuan rumah dalam ajang balap motor internasional tersebut.

Untuk mendukung kelancaran ajang tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan pengelolaan lebih dari 250 kebutuhan frekuensi radio serta empat BTS bergerak guna memperkuat jaringan telekomunikasi.

Langkah ini ditujukan untuk menunjang komunikasi tim balap, operasional keselamatan, siaran internasional, serta kebutuhan penonton yang diperkirakan mencapai 200 ribu orang selama penyelenggaraan pada 9–11 Oktober.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan kesiapan komunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan pembalap dan kelancaran penyelenggaraan. Pemantauan frekuensi dan layanan telekomunikasi akan dilakukan selama acara untuk mengantisipasi potensi gangguan.

TerkaitTRT Indonesia - Kemenangan perdana Aldeguer warnai MotoGP Mandalika, Marquez-Alp Bezzecchi crash
SUMBER:TRT Indonesia