DUNIA
2 menit membaca
Indonesia hormati kedaulatan Iran dan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi
Mojtaba terpilih menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada usia 86 tahun setelah rumahnya diserang oleh rudal AS-Israel akhir bulan lalu.
Indonesia hormati kedaulatan Iran dan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi
Potret mendiang Ali Khamenei dan putranya Ayatollah Mojtaba Khamenei saat terpilihnya ia sebagai Pemimpin Tertinggi Iran baru, di Baghdad, Irak. / AP

Indonesia menyatakan sikap menghormati kedaulatan Iran setelah negara tersebut menunjuk pemimpin tertinggi baru di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan politik di Teheran, khususnya setelah pengumuman pengganti pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

“Kami terus memantau perkembangan kepemimpinan di Iran, khususnya pengumuman pemimpin tertinggi yang baru,” kata Yvonne kepada media pada Selasa (10/3).

Ia menegaskan bahwa Indonesia menghormati proses yang berlangsung di Iran. “Indonesia menghormati kedaulatan Iran dan proses konstitusional yang berlaku,” ujarnya.

TerkaitTRT Indonesia - Siapa Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi baru Iran?

Iran pada Minggu malam mengumumkan penunjukan Mojtaba Khamenei, 56 tahun, sebagai pemimpin tertinggi ketiga negara tersebut. Keputusan itu diambil oleh Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama dan memiliki kewenangan menunjuk pemimpin tertinggi Iran.

Mojtaba terpilih menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang memegang posisi tersebut hampir empat dekade. Ali Khamenei tewas pada usia 86 tahun setelah rumahnya di Teheran dihantam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.

Sejumlah negara, termasuk Rusia, China, Irak, Oman, Azerbaijan, dan Belarus, telah menyampaikan ucapan selamat atas penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Ketegangan di kawasan meningkat tajam sejak serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Teheran menyatakan sekitar 1.300 orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk Ali Khamenei. 

Iran kemudian melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta beberapa negara Teluk yang menampung aset militer AS.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia bahas eskalasi Timur Tengah dengan para dubes negara Teluk dan Yordania di Jakarta
SUMBER:AA
Jelajahi
Trump perintahkan staf untuk bersiap hadapi blokade Iran yang berkepanjangan: laporan
Indonesia termasuk pemasok mineral utama sementara Türkiye peringatkan risiko rantai pasok global
Regulasi media sosial di Türkiye dan standar ganda media Eropa
Parlemen Italia restui hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia
Laporan terbaru: Kerusakan hutan tropis dunia menurun, Indonesia catat tren positif
AS rencanakan paspor edisi terbatas bergambar Donald Trump
Trump sebut Iran tak boleh miliki senjata nuklir dalam jamuan kenegaraan bersama Raja Charles III
Pria di India bongkar makam kakaknya, bawa kerangka jenazah ke bank demi cairkan tabungan
Uni Eropa peringatkan dampak global penutupan Selat Hormuz dalam Forum EU–ASEAN
Ratusan pegawai Google desak CEO untuk menjaga agar AI tidak terlibat dalam proyek rahasia Pentagon
Estonia ajak Indonesia perkuat kerja sama teknologi maritim dan pelabuhan pintar
Indonesia–Prancis perkuat kolaborasi pengembangan AI dan riset
AS tolak proposal Iran yang mengecualikan isu nuklir dari negosiasi. Ini proposal terbaru
Trump tidak puas dengan proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz — laporan
Israel bunuh empat orang di selatan Lebanon dalam pelanggaran terbaru gencatan senjata yang diperpanjang
Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi tewaskan 14 orang, 84 luka-luka
Israel bunuh 14 orang dalam serangan di selatan Lebanon saat gencatan senjata semakin rapuh
China mengecam sanksi AS terkait Iran terhadap perusahaan minyak sebagai 'ilegal'
Kemlu intensifkan upaya bebaskan empat ABK WNI korban pembajakan di Somalia
Apa saja usulan Tehran untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran?