ASIA
2 menit membaca
Presiden Prabowo salurkan 1.098 sapi kurban ke berbagai daerah, dorong peternak lokal
Sebanyak 598 ekor sapi dialokasikan untuk 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota. Sementara itu, 500 ekor lainnya didistribusikan melalui institusi sosial dan keagamaan yang memiliki jangkauan langsung ke masyarakat.
Presiden Prabowo salurkan 1.098 sapi kurban ke berbagai daerah, dorong peternak lokal
ARSIP: Presiden merayakan hari raya Idul Fitri 1447H/2026 di Istana, Jakarta. /Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah, dengan distribusi yang menjangkau ratusan daerah di seluruh Indonesia. 

Bantuan tersebut tidak hanya disalurkan melalui pemerintah daerah, tetapi juga menyasar pondok pesantren, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, hingga tokoh masyarakat.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan, dari total tersebut sebanyak 598 ekor sapi dialokasikan untuk 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota. Sementara itu, 500 ekor lainnya didistribusikan melalui institusi sosial dan keagamaan yang memiliki jangkauan langsung ke masyarakat.

“Untuk Iduladha 1447 Hijriah, presiden menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban ke seluruh Indonesia,” ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/5).

TerkaitTRT Indonesia - Prabowo sumbangkan 34 ekor sapi untuk Kurban Idul Adha 2026 di Sumatera Utara

Distribusi tahun ini juga menghadapi tantangan teknis terkait standar bobot hewan kurban yang ditetapkan Istana, yakni antara 800 kilogram hingga 1,3 ton. Di sejumlah wilayah, ketersediaan sapi dengan spesifikasi tersebut terbatas. Sebagai solusi, pemerintah memberikan dua ekor sapi kepada 46 daerah yang tidak memiliki hewan dengan bobot sesuai standar.

“Daerah yang tidak dapat menyediakan sapi dengan ukuran tersebut akan menerima dua ekor sebagai pengganti,” kata Juri.

Seluruh sapi yang disalurkan dipastikan memenuhi syarat syariat dan kesehatan, termasuk memiliki sertifikat kesehatan hewan, berusia di atas dua tahun, berjenis kelamin jantan, serta tidak memiliki cacat fisik. 

Jenis sapi yang digunakan pun beragam dan tergolong unggulan, seperti Simmental, Limousin, Brahman, Angus, hingga sapi Bali dan Belgian Blue.

Selain sebagai bagian dari ibadah, program ini juga diarahkan untuk memperkuat sektor peternakan nasional. Pemerintah memastikan seluruh hewan kurban berasal dari peternak lokal, sehingga diharapkan mampu mendorong produktivitas dan memberikan dampak ekonomi langsung di daerah.

Juri menambahkan, presiden juga menekankan pentingnya distribusi daging kurban agar tepat sasaran. 

“Presiden berharap daging kurban ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama melalui lembaga yang dekat dengan masyarakat akar rumput,” ujarnya.

TerkaitTRT Indonesia - Pertamina pastikan pasokan BBM dan gas aman pada Idul Adha 1447 H
SUMBER:TRT Indonesia