BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia dan Filipina sepakati skema barter dagang senilai $350 juta
Kerja sama tersebut mencakup pertukaran produk baja Indonesia dengan bijih besi dari Filipina untuk mendukung kebutuhan produksi PT Krakatau Steel. Nilai transaksi dalam proyek ini diperkirakan mencapai $300 juta per tahun.
Indonesia dan Filipina sepakati skema barter dagang senilai  $350 juta
MoU yang ditandatangani mencakup dua imbal dagang yang melibatkan pelaku usaha Indonesia dan Filipina. / Foto: Krakatau Steel

Perusahaan-perusahaan dari Indonesia dan Filipina menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) skema perdagangan imbal dagang atau countertrade dengan potensi nilai transaksi mencapai $350 juta atau senilai Rp6,29 triliun per tahun. Kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta pada Senin (8/6).

Menurut Budi, mekanisme countertrade menjadi salah satu opsi strategis untuk menjaga kelangsungan aktivitas perdagangan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak nilai tukar yang menekan mata uang kedua negara.

“Skema imbal dagang yang terstruktur dengan baik dapat menjadi instrumen perdagangan di tengah ketidakpastian perdagangan global dan tekanan mata uang saat ini. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan bimbingan regulasi serta fasilitasi perdagangan bagi pelaku usaha Indonesia,” ujar Budi dalam keterangannya.

Kesepakatan pertama melibatkan perusahaan Filipina Asian Pyrochem Technologies, PT Trade Barter Indonesia, dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia. Dalam kerja sama itu, serat abaka mentah dari Filipina akan ditukarkan dengan produk tekstil jadi asal Indonesia dengan nilai transaksi sekitar $50 juta setiap tahun.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Filipina bangun koridor nikel ASEAN, perkuat rantai pasok global

Perdagangan bilateral positif

Sementara itu, MoU kedua ditandatangani oleh Asian Pyrochem Technologies, PT Trade Barter Indonesia, dan PT Krakatau Global Trading. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran produk baja Indonesia dengan bijih besi dari Filipina untuk mendukung kebutuhan produksi PT Krakatau Steel. Nilai transaksi dalam proyek ini diperkirakan mencapai $300 juta per tahun.

Hubungan dagang kedua negara Asia Tenggara itu terus menunjukkan tren positif. Pada periode Januari–April 2026, nilai perdagangan bilateral mencapai $4,16 miliar, meningkat 12,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam kurun tersebut, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar $2,93 miliar dan ekspor Indonesia ke Filipina selama periode 2021–2025 tumbuh rata-rata 1,63 persen per tahun.

Sepanjang 2025, total perdagangan Indonesia dan Filipina tercatat sebesar $12,02 miliar. Dari angka tersebut, Indonesia membukukan surplus perdagangan mencapai $8,42 miliar.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
OpenAI bersiap untuk debut publik di tengah meningkatnya tekanan dari pesaing Anthropic
Lemigas ditugaskan jadi lembaga pengimpor minyak Rusia oleh Kementerian ESDM
BI dan Kemenkeu perkuat koordinasi untuk tarik kembali modal asing dan perkuat Rupiah
Kemendag terapkan aturan teknis sentralisasi ekspor batubara, CPO, dan ferroalloy
Indonesia dan Rusia dorong kerja sama pembangunan koridor kereta api
AS tetapkan tarif 10 persen untuk Indonesia dalam Skema Section 301
China mulai diversifikasi investasi nikel di luar Indonesia di tengah tekanan kebijakan
BI siapkan regulasi usai mandat diperluas, fokus ke pertumbuhan dan lapangan kerja
Indonesia nilai tarif tambahan AS bisa dorong daya saing ekspor produk RI
DSI resmi jadi eksportir tunggal komoditas strategis, Indonesia target dongkrak penerimaan negara
Anthropic usulkan jeda pengembangan AI global, peringatkan peran manusia kian menyempit
Kementerian Transmigrasi dan China kembangkan ekosistem pertanian di Papua Selatan
Rupiah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS
IHSG tertekan hingga 4 persen di tengah aksi jual asing dan sentimen domestik
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS, IHSG anjlok ke level terendah sejak 2020
Türkiye dan Indonesia percepat realisasi target perdagangan 10 miliar Dolar, kata Fidan
Pelaku usaha desak kejelasan teknis terkait kebijakan baru ekspor SDA
IHSG berpotensi volatil di tengah tekanan harga minyak dan suku bunga tinggi
Indonesia terdampak rencana tarif baru AS atas produk terkait tenaga kerja paksa
SpaceX bidik valuasi US$1,75 triliun dalam IPO, salah satu yang terbesar dalam sejarah