DUNIA
2 menit membaca
TNI AL tingkatkan kemampuan tempur dalam latihan multinasional RIMPAC 2026 di Hawaii
Latihan yang digelar sejak 26 Juni di kawasan Bellows Marine Corps Training Area, dekat Honolulu, melibatkan sejumlah negara termasuk Malaysia, Fiji, Peru, Sri Lanka, dan Filipina. Indonesia mengerahkan 35 prajurit marinir.
TNI AL tingkatkan kemampuan tempur dalam latihan multinasional RIMPAC 2026 di Hawaii
Prajurit Korps Marinir melakukan operasi serbuan udara dalam rangkaian latihan multilateral RIMPAC 2026 di Hawaii. / Dok. Dispen Kormar

Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengikuti latihan militer multinasional Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 di Hawaii, Amerika Serikat, dengan skenario tempur modern yang berfokus pada operasi serbuan udara dan pertempuran jarak dekat di kawasan urban.

Latihan yang digelar sejak 26 Juni di kawasan Bellows Marine Corps Training Area, dekat Honolulu, melibatkan sejumlah negara termasuk Malaysia, Fiji, Peru, Sri Lanka, dan Filipina. Indonesia mengerahkan 35 prajurit marinir dalam latihan tersebut setelah melalui rangkaian persiapan sebelumnya.

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir, Kolonel Rana Karyana, menjelaskan bahwa unsur TNI AL berpartisipasi dalam skenario yang menggunakan pendekatan operasi udara ke darat dengan dukungan platform udara modern.

“Pasukan Marinir Indonesia turut serta dalam operasi serbu udara dan latihan pertempuran jarak dekat (CQB) bersama personel dari negara-negara peserta lainnya”

Ia menambahkan bahwa simulasi serbuan udara menggunakan pesawat MV-22 Osprey, yang mencakup tahapan mulai dari proses pendaratan hingga pertempuran di darat untuk merebut sasaran strategis.

Selain itu, latihan pertempuran jarak dekat difokuskan pada peningkatan kemampuan prajurit dalam operasi di lingkungan perkotaan, termasuk pembersihan area, koordinasi tim, pengambilan keputusan cepat, dan respons terhadap ancaman.

“Drill ini mencakup pembersihan area, koordinasi tim, pengambilan keputusan cepat, dan respons taktis terhadap ancaman di lingkungan perkotaan,” kata Rana.

Sebelum keberangkatan ke Hawaii, personel telah menjalani berbagai pelatihan, termasuk latihan menembak di Jakarta Selatan pada 8 Juni serta latihan mobilitas udara dan fast-rope di Pangkalan Udara Pondok Cabe, Tangerang.

Partisipasi Indonesia dalam RIMPAC 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat interoperabilitas dengan angkatan bersenjata negara lain dalam menghadapi dinamika operasi militer modern di kawasan Indo-Pasifik.

TerkaitTRT Indonesia - Pasukan Indonesia ambil bagian dalam latihan militer multinasional PRAGATI di India


SUMBER:TRT Indonesia & Agensi