BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
OJK setujui penerapan bertahap aturan free float selama tiga tahun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui implementasi bertahap aturan free float yang disusun Bursa Efek Indonesia, sebagai bagian dari reformasi pasar modal untuk meningkatkan transparansi.
OJK setujui penerapan bertahap aturan free float selama tiga tahun
FOTO ARSIP: Bursa Efek Indonesia (IDX) di Jakarta. / Reuters

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menyetujui penerapan aturan free float secara bertahap dalam jangka waktu tiga tahun. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat transparansi dan daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global.

Kepala Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, mengatakan aturan turunan yang bersifat mengikat secara hukum akan diterbitkan paling lambat akhir Maret.

OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerapkan aturan ini secara bertahap, dengan masa pemenuhan berbeda bagi setiap emiten, yakni satu, dua, hingga tiga tahun.

“Kami akan menerapkan ini secara bertahap untuk melihat kesiapan emiten serta kapasitas pasar dalam menyerap saham free float,” ujar Hasan usai pelantikannya sebagai Kepala Pengawas Pasar Modal.

Ketentuan minimal 15 persen free float menjadi bagian dari paket reformasi pasar modal yang dirancang untuk menjawab kekhawatiran penyedia indeks global MSCI terkait transparansi di Indonesia.

Sebelumnya, peringatan dari MSCI sempat memicu aksi jual di pasar saham yang menghapus sekitar 120 miliar dolar AS nilai kapitalisasi pasar.

Dalam pelaksanaannya, OJK dan BEI akan memastikan ketersediaan permintaan terhadap saham free float yang dilepas ke publik. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk manajer investasi serta komunitas investor domestik dan internasional.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasar sekaligus meningkatkan partisipasi investor, seiring upaya Indonesia memperkuat posisi sebagai salah satu pasar modal utama di kawasan Asia Tenggara.

TerkaitTRT Indonesia - DPR setujui 5 pimpinan baru OJK periode 2026-2031
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Jelang putusan krusial MSCI, modal asing hengkang Rp82,77 triliun dari pasar saham RI
Pemerintah Indonesia siapkan integrasi AI dalam program prioritas, termasuk MBG: laporan
SK Hynix Korea Selatan melampaui Samsung dalam nilai pasar di tengah pertumbuhan chip AI
Dukung ketahanan pangan Indo-Pasifik, ekspor 47.250 ton pupuk Indonesia resmi mendarat di Australia
Australia tingkatkan pasokan LPG ke Indonesia di tengah gangguan rantai pasok global
MotoGP Mandalika berikan dampak ekonomi Rp4,96 triliun dalam lima tahun
Pasokan batu bara membaik, PLN pastikan sistem kelistrikan Jawa berangsur pulih pascapadam bergilir
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan ekonomi Indonesia lampaui rata-rata G20 dan ASEAN
Bukan lagi sekadar dongeng, bukan pula mitos: Masa depan pembagian akses AI yang terbatas
Tekanan MSCI bayangi pasar Indonesia, status ‘emerging market’ diprediksi bertahan
Utang luar negeri Indonesia naik, sinyal kepercayaan investor pada SBN melemah
Rupiah kembali melemah Kamis pagi, dibayangi tekanan The Fed dan sentimen BI
Indonesia siapkan $84,6 juta untuk kompor listrik dan konversi motor listrik
Kecelakaan tambang di China dan kebijakan ekspor Indonesia perketat pasokan batu bara global
Purbaya ke China untuk promosikan Panda Bond kepada investor
Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia naik 8,24 persen pada awal 2026
Jakarta tawarkan investasi Singapura untuk pengembangan MRT fase 3 dan 4
AS mengungkap Grok AI milik Musk digunakan dalam serangan militer terhadap Iran
Danantara terbitkan obligasi global, minat investor capai $4,6 miliar
OpenAI dipanggil pengadilan oleh 42 negara bagian AS terkait praktik bisnis dan keamanan pengguna