BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Koalisi sipil soroti risiko pencucian uang, FATF diminta tinjau obligasi Danantara
Koalisi juga memperingatkan adanya potensi benturan dengan rekomendasi FATF terkait penanganan hasil tindak pidana, penyitaan aset, dan langkah-langkah sementara dalam perkara pencucian uang.
Koalisi sipil soroti risiko pencucian uang, FATF diminta tinjau obligasi Danantara
Danantara Monitor secara khusus menyoroti kemungkinan pelanggaran terhadap Rekomendasi 5 FATF mengenai Customer Due Diligence. / Reuters

Koalisi masyarakat sipil Danantara Monitor meminta Financial Action Task Force (FATF) meninjau ketentuan perlindungan hukum bagi pembeli obligasi khusus Danantara yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026. 

Kelompok tersebut menilai aturan baru itu berpotensi membuka celah bagi praktik pencucian uang dan bertentangan dengan komitmen Indonesia sebagai anggota penuh FATF.

Permintaan itu disampaikan melalui surat resmi yang dikirim kepada Sekretariat FATF pada Rabu (1/7). Dalam surat tersebut, Danantara Monitor meminta lembaga internasional yang menetapkan standar global pemberantasan pencucian uang dan pendanaan terorisme itu meninjau kesesuaian aturan baru Indonesia dengan rekomendasi FATF.

Menurut pernyataan resmi koalisi, perhatian utama tertuju pada Pasal 50A yang mengatur penerbitan surat utang khusus Danantara, yakni Patriot Bond dan Merah Putih Bond. Ketentuan tersebut dinilai memberikan perlindungan hukum yang sangat luas bagi transaksi obligasi tersebut.

“Koalisi Danantara Monitor menilai bahwa undang-undang baru ini, khususnya Pasal 50A, merupakan pelanggaran terhadap kewajiban Indonesia sebagai anggota penuh FATF. Kami meyakini bahwa undang-undang ini disahkan untuk memberikan perlindungan hukum menyeluruh kepada Danantara, sovereign wealth fund yang dibentuk oleh Indonesia, serta cara lembaga tersebut dalam menarik investasi,” demikian pernyataan resmi Danantara Monitor.

Pengawasan obligasi khusus

Danantara Monitor secara khusus menyoroti kemungkinan pelanggaran terhadap Rekomendasi 5 FATF mengenai Customer Due Diligence (CDD). Dalam standar tersebut, lembaga keuangan diwajibkan melakukan verifikasi terhadap asal-usul dana, sementara ketentuan baru dinilai dapat mengurangi efektivitas proses pemeriksaan tersebut.

Selain itu, koalisi juga memperingatkan adanya potensi benturan dengan rekomendasi FATF terkait penanganan hasil tindak pidana, penyitaan aset, dan langkah-langkah sementara dalam perkara pencucian uang. 

Dalam surat Danantara Monitor menyebut aturan baru tersebut tidak hanya berpotensi melemahkan proses uji tuntas, tetapi juga dapat menciptakan jalur legal bagi masuknya dana hasil kejahatan ke dalam sistem keuangan formal. Koalisi meminta FATF meningkatkan pengawasan terhadap implementasi ketentuan tersebut.

FATF mengonfirmasi bahwa evaluasi berikutnya terhadap Indonesia akan segera dilakukan bersama Asia-Pacific Group on Money Laundering (APG). Penilaian tersebut akan mengukur tingkat kepatuhan Indonesia terhadap standar FATF, termasuk efektivitas penerapan rezim anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme.

TerkaitTRT Indonesia - Danantara terbitkan obligasi global, minat investor capai $4,6 miliar
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemerintah siapkan strategi fiskal jaga harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun
Investasi hilirisasi Indonesia capai Rp480 triliun hingga September 2026
Indonesia-Kamerun dan Afrika Tengah perkuat kemitraan ekonomi senilai $60 juta
Konsensus tipis ekonom perkirakan Bank Indonesia tahan suku bunga acuan di tengah gejolak pasar
Pasar saham dan rupiah perlahan bangkit usai ancaman pembekuan dari MSCI
Dua tahun Prabowo-Gibran, Danantara perluas hilirisasi melalui 26 proyek senilai Rp225 triliun
Indonesia-Timor Leste perluas kerja sama ekonomi dengan perjanjian investasi bilateral
Indonesia-Rusia dorong perluasan akses pasar melalui Perjanjian Perdagangan Bebas I-EAEU
Kemenperin dan Rusia petakan lima sektor prioritas untuk perkuat kerja sama industri bilateral
Indonesia mulai pertukaran data pajak kripto lintas negara pada 2027
Langkah MSCI pangkas status Indonesia bayangi pasar, ancam arus modal dan rupiah
MSCI ancam hapus Indonesia dari indeks global, IHSG dan rupiah anjlok
IHSG anjlok terparah sejak 1998 usai MSCI gagas penurunan status ke pasar 'standalone'
Indonesia targetkan potensi ekspor $60,5 miliar di empat pasar utama
Indonesia dan Yunani gelar pertemuan JCEC perdana, perluas perdagangan dan investasi bilateral
IMF proyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen di tengah tekanan global
Emas dunia turun ke $4.168, rupiah melemah dan IHSG mendekati level 5.900
OJK beri peringatan keras soal risiko aset digital dan AI terhadap stabilitas perbankan
Gubernur BI beberkan strategi jaga rupiah dan kurangi ketergantungan dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia naik 26,1 persen, tembus $112,81 per barel